ATAPKOTA.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan badan usaha milik daerah (BUMD) berperan aktif dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.
Hal itu disampaikan Sulaiman saat memimpin rapat persiapan PRSU ke-50 di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin, 25 Mei 2026.
Menurut Sulaiman, penyelenggaraan PRSU tahun ini memiliki makna khusus karena menandai usia emas 50 tahun perjalanan pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara tersebut.
“Tahun ini PRSU memasuki usia emas ke-50. Karena itu, pelaksanaannya harus lebih maksimal dibanding tahun sebelumnya dan seluruh pihak harus terlibat penuh,” ujar Sulaiman.
PRSU 2026 mengusung tema “Harmoni Emas” yang disebut merepresentasikan keberagaman masyarakat Sumatera Utara dalam adat, budaya, dan kehidupan sosial.
Tema tersebut juga menjadi simbol perjalanan panjang PRSU sebagai ruang promosi pembangunan daerah, potensi ekonomi, hingga pelestarian budaya di Sumatera Utara.
Sulaiman menilai tingginya antusiasme masyarakat setiap tahun menjadi alasan seluruh OPD dan BUMD harus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pelayanan publik, pengamanan, ketertiban, maupun partisipasi kegiatan.
Ia menyebut Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan PRSU tahun ini.
“Karena pengunjung datang dalam jumlah besar setiap hari, seluruh OPD dan BUMD harus ikut berpartisipasi aktif agar pelaksanaan berjalan maksimal,” katanya.
Sementara itu, Project Director PT Royalindo Expoduta, Amelia Darmadi, mengatakan berbagai persiapan teknis terus dilakukan, termasuk promosi melalui media sosial, media massa, influencer, media luar ruang, serta kolaborasi dengan pelaku kreatif digital.
Menurut Amelia, pembukaan PRSU ke-50 akan digelar pada 3 Juli 2026 di panggung utama mulai pukul 19.00 WIB.
Selain menghadirkan paviliun kabupaten/kota, kegiatan juga akan diramaikan dengan pameran unggulan daerah, bazar UMKM, festival kuliner, wahana permainan dan edukasi, hingga berbagai kompetisi untuk masyarakat umum.
“Konsep tahun ini juga dibuat lebih interaktif. Pengunjung yang mendatangi paviliun akan mendapatkan tanda kunjungan yang dapat ditukarkan dengan cenderamata,” ujar Amelia.
Ia berharap konsep tersebut dapat meningkatkan interaksi masyarakat dengan seluruh paviliun peserta sekaligus memeriahkan perayaan emas PRSU.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Erwin Hotmansah Harahap, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara Yuda P. Setiawan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. (AP/red)

































