Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Haru Salat Iduladha Bersama Presiden Prabowo

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:17 WIB

40184 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beramah tamah dengan WNI dan diaspora usai melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beramah tamah dengan WNI dan diaspora usai melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, pada Rabu, 27 Mei 2026.

ATAPKOTA.COM, PARIS – Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, terasa penuh kehangatan dan kebersamaan, Rabu (27/5/2026). Kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Salat Iduladha berjemaah bersama warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora menjadi momen berkesan bagi masyarakat Indonesia di perantauan.

Bagi sejumlah WNI yang berada di Paris, kesempatan melaksanakan Salat Iduladha bersama Presiden RI menghadirkan pengalaman yang tidak terlupakan, termasuk bagi empat mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya yang sedang mengikuti kegiatan akademik di Prancis.

Mereka adalah Zeahita, Yuri, Kezia, dan Sindhu yang datang ke Prancis untuk mengikuti konferensi dan kompetisi Model United Nations di Lyon sebelum singgah di Paris.

“Sangat spesial. Apalagi kami sedang berada di Prancis dan berkesempatan bertemu langsung dengan Bapak Presiden. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ujar Zeahita.

Kezia mengaku tidak menyangka perjalanan akademik mereka akan bertepatan dengan momentum Iduladha bersama Presiden Prabowo di Wisma Indonesia.

“Kami awalnya datang ke Lyon untuk konferensi dan lomba Model United Nations. Karena sempat singgah di Paris, kami memutuskan melaksanakan Salat Id di sini dan ternyata bisa bertemu banyak WNI serta Presiden RI,” tuturnya.

Hal serupa dirasakan Sindhu yang mengaku suasana Iduladha bersama diaspora Indonesia sedikit mengobati kerinduannya terhadap Tanah Air.

“Meski baru dua minggu di Prancis, suasana bersama sesama WNI membuat kami merasa lebih dekat dengan Indonesia,” ucap Sindhu.

Sementara itu, Yuri menilai pelaksanaan Salat Iduladha di Wisma Indonesia menjadi pengalaman yang membahagiakan karena dapat bertemu langsung dengan jajaran kepresidenan dan sejumlah menteri yang hadir mendampingi Presiden.

“Rasanya menyenangkan bisa melaksanakan salat bersama dan bertemu langsung dengan jajaran pemerintahan Indonesia di sini,” katanya.

Kehangatan Iduladha di Paris juga dirasakan Myrna Damayanti, WNI asal Jakarta yang tengah melakukan perjalanan bisnis di Prancis. Menurutnya, suasana salat di tengah bangunan bersejarah Kota Paris menghadirkan pengalaman spiritual yang berbeda.

“Di tengah suasana kota yang indah dan penuh sejarah, kami tetap bisa mendengar gema takbir dan melaksanakan Salat Id dengan damai,” ujar Myrna.

Ia mengaku tidak menyangka dapat bertemu langsung dengan Presiden Prabowo dalam momen tersebut.

“Saya awalnya hanya mendengar kabar dari teman-teman bahwa Presiden akan hadir. Ternyata benar dan itu menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” katanya.

Dalam momentum Iduladha tersebut, Myrna berharap Indonesia dan seluruh masyarakatnya senantiasa diberikan keberkahan dan kekuatan menghadapi berbagai tantangan.

“Mudah-mudahan bangsa Indonesia selalu diberi keberkahan, kekuatan, dan rahmat oleh Allah SWT,” tuturnya.

Usai Salat Iduladha, suasana semakin hangat ketika masyarakat bersama-sama menyanyikan sejumlah lagu nasional dan bersilaturahmi dengan Presiden RI.

Bagi diaspora Indonesia di Paris, Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang mempererat persaudaraan dan rasa kebangsaan di tanah rantau. Kehadiran Presiden Prabowo dinilai menjadi simbol kedekatan negara dengan masyarakat Indonesia di luar negeri. (Rahmat/red)

Berita Terkait

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer
16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar
Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar
Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga
Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026
Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:34 WIB

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 November 2026 - 16:30 WIB

16 Orang Diperiksa, Tersangka Belum Ada: Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Komputer Dinkes Pematangsiantar

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Kejari Anambas Tetapkan Kades Lingai Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp 1,14 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 23:17 WIB

Wabup Asahan Tutup Turnamen Minisoccer 2026, Ini Daftar Juara SD hingga SMA

Selasa, 3 November 2026 - 22:22 WIB

Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat

Selasa, 3 November 2026 - 21:35 WIB

Liswati Wesly Silalahi Beri Dukungan Kontingen Pematangsiantar di Jambore Kader PKK Sumut 2026

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal, 11 Ponsel Disita

Selasa, 3 November 2026 - 20:10 WIB

Bobby Nasution Tinjau Perkuatan Tanggul Sungai Wampu, Warga Diminta Awasi Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Samuel Silaen Ungkap Perannya Hanya Survei Harga Komputer

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:34 WIB