ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG – Polda Sumatera Utara bersama TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait berhasil mengamankan pertandingan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Vietnam yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu malam, 7 Juni 2026.
Laga yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB itu menjadi salah satu pertandingan dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 20.000 penonton memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada Timnas Indonesia yang akhirnya meraih kemenangan 2-1 atas Vietnam.
Pertandingan tersebut juga mendapat perhatian khusus karena turut dihadiri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, bersama Iriana Joko Widodo dan sejumlah pejabat daerah.
Untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, Polda Sumut menerapkan sistem pengamanan terpadu dan berlapis dengan melibatkan personel dari berbagai satuan dan instansi pendukung.
Pengamanan mencakup jalur kedatangan tamu VVIP, area stadion, tribun penonton, lokasi pertandingan, pengaturan lalu lintas, hingga pengamanan suporter yang hadir dari berbagai daerah.
Selain itu, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumut juga diterjunkan untuk melaksanakan sterilisasi dan pengamanan khusus. Tim Penjinak Bom (Jibom), Tim Kimia Biologi Radioaktif (KBR), serta personel antiteror disiagakan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
Di saat bersamaan, pertandingan grup lainnya yang mempertemukan Timor Leste dan Myanmar di Stadion Teladan Medan juga berlangsung aman dan lancar. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Myanmar 3-1 atas Timor Leste.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi seluruh unsur pengamanan serta dukungan masyarakat yang menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
“Seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran puluhan ribu penonton, termasuk tamu VVIP, dapat dikelola dengan baik berkat koordinasi seluruh unsur pengamanan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Ferry.
Menurutnya, pengamanan pertandingan internasional memerlukan koordinasi yang intensif karena melibatkan banyak pihak, mulai dari peserta, ofisial, penonton, hingga tamu-tamu penting yang hadir secara langsung di stadion.
Ferry menegaskan, keberhasilan pengamanan laga Indonesia kontra Vietnam menjadi bahan evaluasi positif untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya dalam rangkaian turnamen yang digelar di Sumatera Utara.
“Polda Sumut akan terus memperkuat koordinasi lintas instansi dan memastikan seluruh pertandingan mendapatkan pengamanan maksimal sehingga peserta, ofisial, tamu, dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman selama turnamen berlangsung,” katanya.
Pada Senin, 8 Juni 2026, turnamen berlanjut dengan dua pertandingan lainnya, yakni Thailand melawan Malaysia di Stadion Madya serta Singapura menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Teladan Medan.
Polda Sumut memastikan seluruh pertandingan lanjutan tetap mendapatkan pengamanan sesuai standar operasional yang telah disiapkan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya.
Melalui pola pengamanan yang profesional, humanis, dan terintegrasi, Polda Sumut menyatakan komitmennya untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya ajang sepak bola internasional tersebut. (AP/red)




































