ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumut terus mempercepat proses pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu, meminimalkan risiko kegagalan proyek, serta menjaga optimalisasi serapan anggaran daerah.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sumut, Yudha Prastya, menyampaikan bahwa penginputan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) per 1 April 2026 telah mencapai 100 persen.
Ia menjelaskan, total Rencana Umum Pengadaan (RUP) tercatat sebesar Rp5,7 triliun, dengan nilai belanja pengadaan mencapai Rp5,3 triliun. Hingga saat ini, realisasi pengadaan telah mencapai 1.478 paket dengan nilai sekitar Rp1,8 triliun atau 50,34 persen.
“Fokus kami saat ini adalah mempercepat eksekusi dari seluruh perangkat daerah. Sistem sudah siap, tinggal komitmen OPD dalam pelaksanaan,” ujar Yudha dalam temu pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (18/6/2026).
Yudha menjelaskan, pengadaan barang dan jasa dilakukan melalui beberapa metode, yaitu e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukan langsung, serta tender terbuka.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah perangkat daerah dengan tingkat realisasi di bawah 75 persen, bahkan ada yang masih di bawah 25 persen. Namun pihaknya tetap optimistis seluruh paket pengadaan dapat segera ditayangkan dan diproses dalam waktu dekat.
Dari sisi progres tender, tercatat 79 paket pekerjaan konstruksi telah selesai dengan nilai mencapai Rp1,184 triliun. Selain itu, terdapat 24 paket masih dalam proses tender dan 22 paket lainnya akan segera ditayangkan.
Untuk sektor jasa konsultasi, sebanyak 53 paket telah selesai dengan nilai Rp31,104 miliar, sementara 50 paket masih dalam proses seleksi dan 5 paket lainnya segera masuk tahap tayang.
Beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah menyelesaikan paket tender konstruksi antara lain Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya dengan 53 paket, Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan satu paket, Dinas Ketenagakerjaan dua paket, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan satu paket, Dinas Pendidikan tujuh paket, serta Dinas Sumber Daya Air sebanyak 15 paket.
Yudha juga mencontohkan sejumlah pekerjaan yang telah selesai, di antaranya peningkatan struktur jalan provinsi pada ruas Sipiongot–Batas Labuhanbatu, Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang), serta Hutaimbaru–Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara.
Menurutnya, sejumlah pekerjaan tersebut bahkan sudah memasuki tahap penyelesaian fisik di lapangan.
“Beberapa pekerjaan sudah selesai dilaksanakan dan manfaatnya sudah mulai dirasakan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Madya Biro PBJ Setdaprov Sumut, Ubaidillah Allasyari dan Jendry Simon Napitupulu.(AP/red)




































