Stand Simalungun Jadi Satu-satunya Wakil Sumut di PENAS XVII 2026, Bupati Beri Apresiasi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:10 WIB

4086 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengapresiasi KTNA yang mempromosikan produk unggulan pertanian dan UMKM pada PENAS XVII 2026 di Gorontalo.

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih mengapresiasi KTNA yang mempromosikan produk unggulan pertanian dan UMKM pada PENAS XVII 2026 di Gorontalo.

ATAPKOTA.COM – Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih mengapresiasi partisipasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Simalungun yang mewakili Provinsi Sumatera Utara pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Apresiasi tersebut disampaikan saat mengunjungi Stand Pameran Kabupaten Simalungun di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/6/2026), bersama Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara (HPN), Rizal H. Damanik.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap promosi komoditas pertanian, produk olahan, dan UMKM lokal yang ditampilkan dalam ajang nasional yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026.

Anton Achmad Saragih mengatakan kehadiran Stand Kabupaten Simalungun menjadi kebanggaan tersendiri karena menjadi satu-satunya peserta yang mewakili Provinsi Sumatera Utara pada pameran PENAS XVII Tahun 2026.

Menurutnya, keikutsertaan KTNA Simalungun menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi pertanian daerah kepada masyarakat dari berbagai provinsi sekaligus memperluas peluang pemasaran produk unggulan.

“Keikutsertaan kontingen Kabupaten Simalungun pada PENAS XVII merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Kami berharap KTNA Simalungun terus memberikan prestasi terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Simalungun,” ujar Anton.

Stand Kabupaten Simalungun menampilkan beragam komoditas unggulan, di antaranya jagung, jahe, cabai merah, cabai rawit, kentang, wortel, tomat, kubis, buah naga, salak, jipang, manggis, ubi jalar, ubi kayu, beras, jeruk, nanas, lobak, terong, terong belanda, alpukat, dan kunyit.

Selain komoditas pertanian segar, dipamerkan pula berbagai produk olahan hasil UMKM dan industri rumah tangga, seperti kerupuk ikan, kerupuk kulit ikan, kopi, bubuk jahe merah, serbuk bandrek, permen jahe, keripik singkong, tepung mocaf, bawang goreng, keripik tempe, cokelat tempe, pastel abon, kerupuk tilapia, teh bubuk bulir, teh butong, hingga produk kerajinan berupa stola tenunan hio, tas, dan pakaian.

Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara, Rizal H. Damanik, menilai Kabupaten Simalungun memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor pertanian melalui peningkatan kualitas produk dan nilai tambah.

“Kami melihat Kabupaten Simalungun memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Produk-produk yang ditampilkan memiliki kualitas yang baik dan berpeluang untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar sektor pertanian mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rizal.

Ia berharap PENAS XVII menjadi wadah bagi petani dan pelaku usaha untuk memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas, serta membuka peluang investasi bagi pengembangan sektor pertanian nasional.

Sementara itu, Ketua KTNA Kabupaten Simalungun, Parlindungan Manalu, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Bupati Simalungun kepada kontingen selama mengikuti PENAS XVII.

“Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan hasil terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Simalungun pada ajang nasional ini,” ujar Parlindungan.

Melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap potensi pertanian, perikanan, serta produk UMKM daerah semakin dikenal luas dan mampu memperkuat posisi Simalungun sebagai salah satu lumbung pangan di Indonesia. (AP/red)

Berita Terkait

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru