ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak, S.K.M., M.Kes., menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi jajaran Pengurus Cabang Terpilih Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pematangsiantar-Simalungun Masa Bakti 2025–2028. Pertemuan yang berlangsung pada Senin (20/7/2026) di ruang kerja Wali Kota, lantai II Balai Kota Pematangsiantar, Jalan Merdeka, membahas agenda pelantikan kepengurusan baru sekaligus penguatan sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan.
Dalam audiensi tersebut, Ketua IDI Pematangsiantar-Simalungun terpilih periode 2025–2028, Dr. dr. Reinhard John Devison Hutahaean, S.Ked., Sp.F., S.H., M.M., M.H., M.B.A., memaparkan rencana pelantikan kepengurusan baru serta memperkenalkan jajaran pengurus kepada Wali Kota.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, dr. Dexsa Kefine, M.Kes., dr. Eva Marini Tampubolon, M.Kes., dr. Leonardus Mirzal Lumbangaol, M.H.(Kes.), serta dr. Joko Siringoringo, M.Ked.(For.), Sp.F.M.
Selain menyampaikan undangan pelantikan yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Sapadia Pematangsiantar pada 29 Juli 2026, jajaran pengurus IDI juga menyampaikan komitmen organisasi untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota Wesly menyatakan kesiapannya untuk menghadiri pelantikan pengurus IDI, selama tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan yang memiliki prioritas lebih tinggi.
“Mudah-mudahan apabila tidak ada agenda setingkat lebih tinggi, kami dari Pemerintah Kota Pematangsiantar akan hadir. IDI merupakan mitra strategis pemerintah kota dalam mendukung pembangunan sektor kesehatan,” ujar Wesly.
Dalam kesempatan itu, Wesly juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Pematangsiantar dan IDI untuk mewujudkan visi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang kesehatan. Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung percepatan penanganan stunting, serta memperluas akses edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Diskusi juga membahas sejumlah masukan dari Wali Kota agar IDI dapat mengambil peran yang lebih luas dalam mendukung program-program kesehatan daerah. Ia berharap kerja sama antara pemerintah dan organisasi profesi kedokteran dapat terus diperkuat guna menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan mudah diakses masyarakat. (AP/red)

































