Wagub Sumut dan Menkop RI Lepas Pawai Festival Bunga dan Buah Karo 2026 di Berastagi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:20 WIB

4084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran Konsul Jenderal negara sahabat, membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah Karo tahun 2026, di Taman Mejuah Juah Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026)

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Bupati Karo Antonius Ginting, jajaran Konsul Jenderal negara sahabat, membuka secara resmi Festival Bunga dan Buah Karo tahun 2026, di Taman Mejuah Juah Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Kamis (30/7/2026)

ATAPKOTA.COM, KARO – Pawai Festival Bunga dan Buah Karo 2026 berlangsung meriah di Berastagi, Kabupaten Karo, pada Kamis (30/7/2026). Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan iring-iringan mobil hias yang dihiasi bunga segar dan buah-buahan khas Karo, sekaligus menjadi simbol perpaduan potensi pariwisata, pertanian, dan budaya daerah.

Pawai secara resmi dilepas Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, didampingi Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Bupati Karo Antonius Ginting, dari kawasan Taman Mejuah-juah, Berastagi.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga dan wisatawan memenuhi kawasan tribun utama hingga sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan salah satu agenda unggulan pariwisata Kabupaten Karo yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN).

Dalam sambutannya, Surya mengatakan Festival Bunga dan Buah Karo menjadi bagian penting dalam memperkuat citra Sumatera Utara sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan alam.

“Festival ini merupakan wujud keindahan dan keunikan Kabupaten Karo yang bukan hanya bersifat sementara, tetapi menjadi warisan budaya yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Surya.

Pawai diawali dengan penampilan marching band yang membuka rangkaian acara, kemudian dilanjutkan iring-iringan mobil hias yang menampilkan beragam kreasi berbahan bunga segar serta buah-buahan hasil pertanian unggulan Kabupaten Karo.

Berbagai instansi pemerintah, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, desa, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), perusahaan swasta, hingga komunitas masyarakat turut ambil bagian dengan menghadirkan kendaraan hias bertema kekayaan hortikultura dan budaya Karo.

Selain mobil hias, peserta juga menampilkan busana kreatif yang memanfaatkan hasil pertanian lokal sebagai ornamen. Kehadiran kuda-kuda yang menjadi salah satu ikon wisata Berastagi turut menambah semarak pawai.

Festival tahun ini juga menampilkan Erpangir Ku Lau, tradisi masyarakat Karo yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal.

Dalam tradisi masyarakat Karo, Erpangir Ku Lau merupakan ritual pembersihan diri menggunakan pangir, yaitu ramuan tradisional yang diracik dari dedaunan aromatik, bunga, dan jeruk purut, kemudian digunakan bersama air dari sumber mata air atau sungai.

Berdasarkan penjelasan penyelenggara, tradisi tersebut dimaknai sebagai simbol penyucian diri, ungkapan rasa syukur atas hasil panen, serta harapan memperoleh kehidupan yang lebih baik.

Penyelenggara menghadirkan tradisi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah pengembangan sektor pariwisata.

Melalui Festival Bunga dan Buah Karo 2026, Pemerintah Kabupaten Karo bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap promosi sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya lokal dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.(AP/red)

Berita Terkait

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima
Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti
Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan
Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income
Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti
Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Berita Terbaru