Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, 30 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Penuh Desember

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:40 WIB

4033 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Launching Angkutan Umum Massal Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang) di Terminal Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Rabu (19/8/2026).

Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri Launching Angkutan Umum Massal Bus Rapid Transit (BRT) Medan, Binjai dan Deliserdang (Mebidang) di Terminal Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Rabu (19/8/2026).

ATAPKOTA.COM, DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional awal Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang melayani kawasan Medan, Binjai, dan Deliserdang. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi di kawasan metropolitan Mebidang.

BRT Mebidang pada tahap awal melayani rute Medan–Binjai dan Medan–Lubukpakam dengan menggunakan bus listrik. Pemerintah Provinsi Sumut menyiapkan skema operasional secara bertahap sebelum layanan memasuki tahap operasi penuh.

Bobby Nasution mengatakan keberhasilan program BRT tidak hanya bergantung pada ketersediaan armada dan infrastruktur. Menurutnya, kualitas pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan juga menjadi faktor penting.

Ia menilai pemerintah harus menyediakan pilihan transportasi publik yang layak seiring meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi di kawasan perkotaan.

“Semakin banyak kendaraan pribadi, semakin sulit pemerintah memberikan pelayanan. Karena itu pemerintah harus menyiapkan transportasi umum,” ujar Bobby.

Bobby juga meminta pemerintah daerah di kawasan Mebidang membangun koordinasi dan mengesampingkan kepentingan sektoral dalam mengembangkan sistem transportasi bersama.

Menurutnya, BRT Mebidang tidak boleh hanya dipandang sebagai proyek pengadaan atau peluncuran bus. Pemerintah daerah harus memastikan setiap layanan dapat terhubung sehingga masyarakat memperoleh sistem transportasi yang lebih mudah digunakan.

“Ini bukan launching bus, tetapi transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi, sekaligus mendorong perubahan budaya mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum,” katanya.

Setelah acara peresmian, Bobby bersama rombongan menjajal layanan BRT dengan menaiki bus listrik dari Terminal Lubukpakam menuju Pos Blok Lapangan Merdeka, Medan.

Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Muiz Thohir, mengatakan pengembangan BRT Mebidang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat transportasi perkotaan.

Ia menyebut pembangunan kawasan perkotaan masuk dalam prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kawasan Medan dan sekitarnya termasuk salah satu kawasan perkotaan yang menjadi perhatian pemerintah pusat.

Muiz juga mengutip data TomTom Traffic Index yang mencatat tingkat kemacetan di Kota Medan mencapai sekitar 54,2 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, memperlihatkan kebutuhan terhadap sistem transportasi publik yang mampu menjadi alternatif kendaraan pribadi.

Pemerintah menilai penguatan angkutan umum juga berkaitan dengan efisiensi perjalanan, konsumsi energi, dan pengurangan emisi.

Kementerian Perhubungan sebelumnya memasukkan kawasan Medan dan Bandung Raya sebagai proyek percontohan pengembangan BRT Transit dengan dukungan Bank Dunia.

“Pembangunan bukan semata proses fisik. Ada investasi bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi, serta masa depan yang lebih hijau,” ujar Muiz.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan pengoperasian BRT listrik Mebidang merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas transportasi publik di kawasan tersebut.

Menurut Yuda, layanan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh transportasi yang aman, terintegrasi, dan lebih ramah lingkungan.

Pada tahap uji coba, dua unit bus listrik dioperasikan untuk mengevaluasi aspek teknis dan waktu tempuh sekaligus mengenalkan layanan kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sumut menargetkan operasi penuh dimulai pada 8 Desember 2026 dengan total 30 bus listrik.

Rencana tersebut terdiri atas 14 unit untuk Koridor 11 rute Teladan–Terminal Lubukpakam, 13 unit untuk Koridor 12 rute Simpang Barat–Binjai, serta tiga unit sebagai armada cadangan.

“Operasi penuh ditargetkan mulai 8 Desember 2026 dengan total 30 bus listrik, terdiri atas 14 unit untuk Koridor 11, 13 unit untuk Koridor 12, dan tiga unit sebagai armada cadangan,” kata Yuda.

Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan BRT tanpa dikenakan tarif. Setelah memasuki operasi penuh, pemerintah merencanakan tarif sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 untuk kategori khusus, termasuk pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

Dengan target 30 bus listrik, tantangan berikutnya adalah memastikan integrasi antarmoda, ketepatan jadwal, ketersediaan halte, akses pejalan kaki, serta konektivitas dari dan menuju kawasan permukiman.

Hal tersebut menjadi penting karena keberhasilan transportasi publik tidak hanya ditentukan oleh jumlah bus yang tersedia, tetapi juga oleh seberapa mudah masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum.

Pemerintah daerah di kawasan Mebidang diharapkan memastikan integrasi layanan berjalan secara konsisten setelah masa uji coba berakhir.

Peluncuran BRT Mebidang turut dihadiri Staf Khusus Presiden sekaligus Komisaris Utama PT Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono, Direktur PT Big Bird Pusaka Kresna Priawan Djokosoetono, Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutiara, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan, serta jajaran Forkopimda Sumut dan Deliserdang.(AP/red)

Berita Terkait

Wapres Gibran Hadiri Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka
Renungan Suci HUT ke-81 RI, Forkopimda Pematangsiantar dan Simalungun Tabur Penghormatan untuk Pahlawan
Polantas Karib, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Anak tentang Keselamatan Berlalu Lintas
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Istimewa Indonesia
Ketua DPRK Aceh Singkil Serukan Persatuan dan Kerja Nyata di HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Wali Kota Pematangsiantar Saksikan Pidato Kenegaraan Prabowo dari Gedung DPRD
Wakil Bupati Asahan Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo di DPRD
Lima Program TP PKK Asahan Masuk Evaluasi Tingkat Provinsi Sumatera Utara

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kejar-kejaran di Pematangsiantar, Dua Warga Sumbar Diamankan Polisi Setelah Mobil Diduga Tabrak Sejumlah Pengguna Jalan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terbaru