ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) sejak akhir November menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Pematangsiantar. Kondisi tersebut mendorong Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn meninjau langsung situasi di lapangan, Kamis (4/12/2025).
Wesly, yang hadir bersama Ketua TP PKK Ny. Liswati Wesly Silalahi serta unsur Forkopimda, mengunjungi SPBU di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur. Ia ingin memastikan ketersediaan BBM tetap aman untuk kebutuhan masyarakat, terlebih memasuki masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sales Manager PT Pertamina Rayon III Medan, Vifki Leondo, menjelaskan bahwa pasokan BBM saat ini sudah kembali stabil. Ia menyebutkan, meskipun distribusi sempat terganggu pada 28–30 November 2025 akibat kendala di Pelabuhan Belawan dan Sibolga, penyaluran tidak pernah terputus total. Ia menegaskan, seluruh SPBU kini mampu melayani kebutuhan BBM secara penuh.
Menurut Vifki, Kota Pematangsiantar memiliki 10 SPBU dengan kebutuhan harian mencapai 98 kiloliter untuk Solar dan Dexlite, serta 180 kiloliter untuk Pertalite dan Pertamax. Selain itu, ia meminta pengusaha SPBU menambah operator agar antrean kendaraan dapat terurai lebih cepat.
Wesly menyambut baik penjelasan Pertamina dan memastikan pemerintah kota tetap memantau situasi. Ia mengimbau warga tidak melakukan pembelian panik karena pasokan sudah dinyatakan aman.
“Saya meminta masyarakat tetap tenang. Pertamina memastikan stok BBM di Kota Pematangsiantar aman,” ujar Wesly.
Melalui peninjauan tersebut, Wesly menegaskan komitmen pemerintah bersama Pertamina dan Forkopimda untuk menjaga kelancaran distribusi BBM, terutama pada masa meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. (Ilham)


































