ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Punguan Pomparan Raja Panjaitan Dohot Boru (PRPB) se-Kota Pematangsiantar dan sekitarnya menggelar perayaan Natal di Lapangan SMA YP HKBP, Jalan Gereja, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada Jumat, 12 Desember 2025.

Perayaan Natal tersebut dihadiri ribuan keluarga besar Punguan Marga Panjaitan, Ketua PRPB Kota Medan Surung Panjaitan beserta Sekretaris Budiman Panjaitan, para pendeta, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pengurus PRPB dari biluk parhobason menuju lokasi perayaan. Penyalaan lilin Natal dilakukan oleh Ketua Umum PRPB Kota Pematangsiantar, Edyson Panjaitan (Op. Abraham), disusul Ketua Panitia Kompol (Purn.) Dolok Panjaitan, Pdt. H.R. Panjaitan, Pdt. Hotman Panjaitan, serta Ketua PRPB Kota Medan, Surung Panjaitan.
Perayaan Natal mengusung tema “Diberkati Supaya Menjadi Berkat” (Kejadian 12:2) dengan subtema “Panjaitan Menjadi Saluran Berkat bagi Sesama.” Khotbah Natal disampaikan oleh Pdt. Hotman Panjaitan dan Pdt. H.R. Panjaitan, sementara acara dipandu oleh Miduk Panjaitan, S.H., selaku pembawa acara.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PRPB Kota Pematangsiantar, Edyson Panjaitan (Op. Abraham), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua PRPB Kota Medan beserta jajaran yang telah meluangkan waktu hadir dari Kota Medan untuk mengikuti perayaan Natal PRPB di Pematangsiantar.
Ia juga mengapresiasi para pendeta yang telah menyampaikan khotbah demi kebaikan dan persatuan Pomparan Marga Panjaitan, serta mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan perayaan Natal tersebut.

“Marga Panjaitan harus tetap rukun, saling mengasihi, dan saling menolong. Jangan ada perselisihan. Di usia yang tidak muda lagi, saya masih dipercaya memimpin punguan ini berkat dukungan istri dan seluruh keluarga besar Panjaitan,” ujar Op. Abraham.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal PRPB Kota Pematangsiantar, Kompol (Purn.) Dolok Panjaitan, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas dukungan Ketua Umum, Ketua Sektor 1 hingga Sektor 14, serta seluruh unsur keluarga, abang, adik, boru, anak, bere, dan ibebere yang telah berpartisipasi memberikan bantuan dana sehingga perayaan Natal tetap berlangsung sukses meski diguyur hujan deras.

Ia menyebutkan, bantuan spontan dari anggota PRPB Kota Pematangsiantar mencapai Rp 33.000.000. Secara keseluruhan, dana perayaan Natal yang terkumpul sekitar Rp 115.000.000, sementara kebutuhan anggaran mencapai Rp 119.000.000, sehingga panitia masih mengalami kekurangan sekitar Rp 4.000.000.
Namun demikian, panitia optimistis kekurangan dana tersebut dapat terpenuhi melalui kolekte peserta Natal.
Selain itu, kolekte khusus untuk membantu keluarga Marga Panjaitan dan boru Panjaitan yang terdampak bencana alam di tiga wilayah—Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel), dan Tapanuli Utara (Taput)—berhasil dihimpun sebesar Rp 6.300.000.
“Penyaluran bantuan tersebut akan dikoordinasikan dengan punguan Panjaitan di masing-masing wilayah terdampak bencana,” ujar Dolok Panjaitan.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan juga disampaikan mewakili tutur anak oleh AKP Wilson Panjaitan, Kasat Reskrim Polres Dairi. Sementara itu, sambutan mewakili tutur boru disampaikan oleh Darwin Tampubolon dari PRPB Sektor Rindam.
Perayaan Natal PRPB Kota Pematangsiantar juga diisi dengan pemberian hadiah Natal berupa ulos kepada para lansia berusia di atas 70 tahun. Acara semakin semarak dengan penampilan berbagai kegiatan dari 14 sektor, di antaranya Sektor BDB, Sektor 13 Simpang Dua, Sektor Sibatu-batu, serta pengundian lucky draw. (AP)

































