Turun ke Lapangan, Liswati Silalahi Tinjau Kualitas PAUD SAB Pematangsiantar

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 15:20 WIB

40219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Januari 2026.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Januari 2026.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pematangsiantar sekaligus Ketua Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini–Sanggar Anak Balita (PAUD SAB), Ny. Liswati Wesly Silalahi, memantau langsung kondisi dan proses belajar mengajar di lima PAUD SAB yang tersebar di sejumlah kecamatan. Senin, 2 Februari 2026.

Kunjungan lapangan tersebut dilakukan sejak pagi hari sebagai bagian dari evaluasi internal terhadap kesiapan sarana, kualitas pembelajaran, serta kenyamanan lingkungan belajar anak usia dini—sektor pendidikan yang kerap luput dari pengawasan publik meski menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Lima PAUD SAB yang dikunjungi meliputi PAUD SAB Kelurahan Proklamasi, Bantan, dan Sipinggol-pinggol di Kecamatan Siantar Barat; PAUD SAB Kelurahan Martoba di Kecamatan Siantar Utara; serta PAUD SAB Kelurahan Karo di Kecamatan Siantar Selatan.

Di setiap lokasi, Liswati tidak hanya meninjau fasilitas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan guru dan murid. Ia menyapa anak-anak, mengajak mereka berhitung, melafalkan huruf abjad, hingga mengucapkan teks Pancasila—aktivitas simbolik yang mencerminkan pendekatan pembelajaran dasar di PAUD SAB.

“Selamat pagi, anak-anak Bunda,” sapa Liswati yang disambut antusias para murid.

Menurut Liswati, pemantauan langsung diperlukan untuk memastikan bahwa PAUD SAB tidak sekadar berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi benar-benar menjalankan peran pendidikan usia dini sesuai standar yang diamanatkan regulasi.

“Kita ingin anak-anak benar-benar nyaman belajar di PAUD SAB sebelum nantinya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan upaya pembinaan sejak lahir hingga usia enam tahun melalui pemberian rangsangan pendidikan agar anak siap memasuki pendidikan lanjutan.

Namun demikian, kunjungan ini juga membuka ruang evaluasi lebih luas: sejauh mana PAUD SAB di Kota Pematangsiantar telah memenuhi standar pendidik, sarana prasarana, dan kurikulum sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.

Sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Penyelenggara PAUD SAB, Liswati menyatakan memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk memastikan keberlanjutan dan kualitas layanan PAUD SAB, sejalan dengan visi mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

Kegiatan pemantauan tersebut turut didampingi Sekretaris PAUD SAB Kota Pematangsiantar Rasta Eliya Ginting, serta anggota Nelly Tobing dan Tumiar Rajagukguk.

Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya perhatian publik terhadap pendidikan usia dini, langkah turun langsung ke lapangan menjadi penting—bukan hanya sebagai simbol kepedulian, tetapi sebagai dasar perumusan kebijakan yang berpihak pada kualitas pendidikan sejak usia paling awal.

Berita Terkait

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima
Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti
Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan
Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income
Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti
Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Berita Terbaru