ATAPKOTA.COM, PALAS – Tim patroli Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menggagalkan dugaan aksi balap liar di wilayah Sibuhuan setelah menemukan sepeda motor dengan modifikasi khusus yang diduga digunakan untuk balapan ilegal. Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas melakukan patroli malam dari Sabtu (7/3/2026) pukul 23.00 WIB hingga Minggu dini hari (8/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Lawas AKP Irwansyah Sitorus. Tim menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi tindak kriminal dan aktivitas balap liar di wilayah Kota Sibuhuan.
Setelah patroli selesai, tim bergerak kembali menuju Markas Polres Padang Lawas. Namun dalam perjalanan, petugas menemukan seorang pengendara sepeda motor dengan desain yang diduga telah dimodifikasi untuk balap liar.
Petugas kemudian mencoba menghentikan pengendara tersebut untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, pengendara yang diduga sebagai joki balap liar itu justru berusaha melarikan diri dengan mendorong sepeda motornya ke arah belakang rumah warga.
Tim patroli segera melakukan pengejaran hingga ke area perkebunan kelapa sawit milik warga yang berada di belakang permukiman.
“Kami sempat melakukan pengejaran hingga ke kebun kelapa sawit milik warga di belakang rumah,” kata AKP Irwansyah Sitorus.
Dalam proses pengejaran itu, pengendara sempat terjatuh. Namun ia berhasil melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya di lokasi kejadian.
Sepeda motor tersebut kemudian diamankan oleh petugas dan dibawa ke Mapolres Padang Lawas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Sepeda motor yang ditinggalkan pelaku telah kami amankan di Satreskrim Polres Padang Lawas. Motor tersebut diduga digunakan untuk balap liar,” ujar Irwansyah.
Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, melalui AKP Irwansyah Sitorus, menegaskan bahwa balap liar merupakan aktivitas yang sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ia juga mengimbau para remaja dan pemuda agar tidak terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Balap liar tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Selain itu, pihak kepolisian juga meminta para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau orang tua agar mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka keluar hingga larut malam karena berpotensi terlibat balap liar maupun menjadi korban tindak kejahatan,” tambahnya.
Polres Padang Lawas memastikan akan terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik yang rawan dijadikan lokasi balap liar guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (AP/red)

































