HUT ke-78 Sumut, Bobby Nasution Tekankan Kolaborasi Menuju Indonesia Emas 2045

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 15:00 WIB

40183 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Sumut Surya menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumut di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/4/2026).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dan Wakil Gubernur Sumut Surya menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumut di Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/4/2026).

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci mendorong pembangunan daerah yang berdaya saing dan berkeadilan, dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara di Gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (15 April 2026).

Dalam pidatonya, Bobby menyebut peringatan hari jadi tidak sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Kita meyakini kolaborasi mampu menggerakkan potensi besar daerah, dari kawasan pantai barat hingga pesisir timur, serta dari Bukit Barisan hingga Kepulauan Nias,” ujarnya.

Mengusung tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, Bobby mengingatkan bahwa Sumatera Utara berdiri pada 15 April 1948 dan kini berkembang menjadi 33 daerah otonom, terdiri dari 25 kabupaten dan 8 kota, dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara tercatat 4,53 persen, dengan kontribusi terhadap perekonomian Pulau Sumatera mencapai 23,52 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 76,47 poin, melampaui rata-rata nasional.

Selain itu, tingkat kemiskinan turun menjadi 7,24 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional sebesar 8,25 persen. Gini rasio tercatat 0,283 poin, sementara tingkat pengangguran terbuka berada di angka 5,32 persen.

Dari sisi ekonomi makro, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tumbuh 5,23 persen, dengan PDRB per kapita mencapai Rp78,31 juta. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup tercatat 73,96 poin, serta penurunan emisi gas rumah kaca mencapai 25,78 juta ton CO2e.

Pada aspek tata kelola pemerintahan, Bobby menyebut Indeks Pelayanan Publik mencapai 4,27 poin dengan kategori sangat baik. Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) juga meningkat menjadi 69,11 poin dengan predikat B.

Tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah tercatat 95,62 poin. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama 11 kali berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Meski mencatat sejumlah capaian, Bobby menyoroti tantangan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Ia menilai perlu penguatan mitigasi bencana, penataan ruang, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Ke depan, pembangunan daerah akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal melalui hilirisasi sektor pertanian, industri, dan pariwisata.

Ia juga menyinggung persoalan sosial yang masih menjadi tantangan, termasuk tingginya angka penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, penanganan masalah tersebut membutuhkan perhatian serius dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.

Dalam rangkaian acara, Bobby bersama pimpinan DPRD Sumut menyerahkan bingkisan kepada sejumlah tokoh, termasuk mantan gubernur, mantan sekretaris daerah, serta mantan pimpinan DPRD. Apresiasi juga diberikan kepada kepala desa, lurah, tenaga kesehatan, guru, serta pelajar berprestasi.

Wakil Ketua DPRD Sumut, Sutarto, turut menyampaikan harapannya agar Sumatera Utara terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Sumut, Kahiyang Ayu, Staf Ahli TP PKK Titiek Sugiharti, para kepala daerah se-Sumatera Utara, Penjabat Sekretaris Daerah Sulaiman Harahap, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat. (AP/red)

Berita Terkait

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan dan Tabur Bunga untuk Pahlawan
Ditanya Soal Proyek Irigasi Tong Marimbun, PPK PUTR Minta Penjelasan Lokasi Proyek
Pemko Pematangsiantar Bongkar Lapak Semi Permanen Pasar Dwikora, Akses Pemadam Jadi Prioritas
Belum Rampung, Proyek Irigasi dan Tembok Penahan di Tong Marimbun Diduga Sudah Mengalami Kerusakan
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Langkat Disambut Antusias, Ribuan Warga Nikmati Layanan Gratis
Diduga Edarkan Sabu, Pria 22 Tahun Ditangkap Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan di Mabar Hilir
Di Balik Sukses PRAPORA 2026, Tgk Ali Akbar Dinilai Jadi Motor Penggerak Tarung Derajat Aceh
Di Hadapan Ulama NU, Prabowo Tegaskan Perang terhadap Korupsi dan Kebocoran Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:25 WIB

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan dan Tabur Bunga untuk Pahlawan

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:30 WIB

Ditanya Soal Proyek Irigasi Tong Marimbun, PPK PUTR Minta Penjelasan Lokasi Proyek

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:36 WIB

Pemko Pematangsiantar Bongkar Lapak Semi Permanen Pasar Dwikora, Akses Pemadam Jadi Prioritas

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:59 WIB

Belum Rampung, Proyek Irigasi dan Tembok Penahan di Tong Marimbun Diduga Sudah Mengalami Kerusakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:53 WIB

Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80 di Langkat Disambut Antusias, Ribuan Warga Nikmati Layanan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:21 WIB

Di Balik Sukses PRAPORA 2026, Tgk Ali Akbar Dinilai Jadi Motor Penggerak Tarung Derajat Aceh

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:10 WIB

Di Hadapan Ulama NU, Prabowo Tegaskan Perang terhadap Korupsi dan Kebocoran Anggaran

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:00 WIB

Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas hingga Pelosok

Berita Terbaru