ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Supervisi desa dan kelurahan percontohan dalam rangka lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di pendopo rumah dinas bupati pada Rabu, 29 April 2026.
Kunjungan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Asahan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta Tim Supervisi dari tingkat provinsi. Agenda ini merupakan bagian dari proses evaluasi terhadap pelaksanaan program PKK di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan bahwa supervisi tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana evaluasi terhadap implementasi 10 Program Pokok PKK.
Menurutnya, pembinaan telah dilakukan sejak 2025 terhadap desa dan kelurahan yang ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Asahan dalam lomba tingkat provinsi. Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam lomba tidak semata-mata untuk meraih prestasi, tetapi untuk memastikan program PKK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap supervisi ini dapat memberikan masukan untuk meningkatkan efektivitas program ke depan,” ujarnya.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menilai kegiatan supervisi sebagai bentuk evaluasi langsung terhadap kinerja PKK di daerah. Ia menyebut lomba HKG PKK menjadi salah satu indikator dalam mengukur keberhasilan pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, kehadiran tim supervisi diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan berbasis keluarga serta mendukung visi pembangunan daerah.
Bupati juga mengingatkan pentingnya peran kader PKK dalam melakukan pembinaan berkelanjutan hingga ke tingkat dasawisma. Ia menilai kelompok dasawisma memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam pemberdayaan keluarga.
Sementara itu, Ketua Tim Supervisi Provinsi Sumatera Utara, Rika Astri Sari Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan supervisi bertujuan memantau pelaksanaan program PKK, mulai dari administrasi, pola asuh anak, peningkatan ekonomi keluarga, hingga aspek kesehatan.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan gerakan PKK.
“Keberhasilan program sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, terutama dalam memperkuat peran keluarga sebagai unit terkecil masyarakat,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan para pemangku kepentingan, hingga penyerahan laporan ekspos dari Ketua TP PKK Kabupaten Asahan kepada Tim Supervisi Provinsi Sumatera Utara. (AP/red)

































