ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Proyek rehabilitasi drainase di Jalan Sitiotio, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, menuai sorotan setelah muncul dugaan penggunaan kembali batu padas lama hasil bongkaran pada pekerjaan drainase yang sedang berlangsung.
Berdasarkan pantauan awak media pada Senin, 12 Mei 2026, sejumlah batu padas yang diduga merupakan material bekas terlihat bercampur dengan batu baru pada pasangan drainase di lokasi proyek.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Pematangsiantar.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan rehabilitasi drainase itu dikerjakan oleh CV Surya Empat Delapan dengan nilai kontrak sebesar Rp199.600.000 yang bersumber dari APBD Kota Pematangsiantar Tahun Anggaran 2026.
Saat dikonfirmasi di lokasi pekerjaan, kepala tukang bermarga Silalahi membantah adanya pemasangan sengaja terhadap material lama hasil bongkaran.
“Itu tadi terjatuh ke pasangan batu yang baru. Biasanya batu lama sudah diambil warga atau dibawa pemborong,” ujarnya sambil menunjukkan tumpukan batu padas di depan salah satu rumah warga.
Namun, berdasarkan hasil pengecekan lanjutan awak media di lokasi pekerjaan, terlihat adanya campuran batu padas baru dan material yang diduga berasal dari hasil bongkaran lama pada pasangan drainase yang baru dipasang.
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah warga yang ditemui disekitar lokasi terkait kualitas pekerjaan proyek drainase tersebut, terutama menyangkut kesesuaian material dengan spesifikasi teknis pekerjaan.
Warga sekitar berharap pengawasan dari pihak terkait dilakukan secara ketat agar proyek yang menggunakan anggaran pemerintah dapat dikerjakan sesuai standar kualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Direktur CV Surya Empat Delapan, Irwansyah, yang beralamat di Jalan Sibatu Batu Blok III, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, belum memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan tersebut.
Kontributor : Valtin Silitonga/ Trikut Simatupang.


































