Polemik SPP Siswa Panca Budi Berakhir Damai, Pemko Medan Jamin Ijazah Tidak Ditahan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:10 WIB

4073 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orang tua siswa, Robby Cahyadi dan perwakilan Dinas Pendidikan saat ditemui di sela kegiatan wisuda dan perpisahan siswa SMP Panca Budi di Hotel Le Polonia, Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

Orang tua siswa, Robby Cahyadi dan perwakilan Dinas Pendidikan saat ditemui di sela kegiatan wisuda dan perpisahan siswa SMP Panca Budi di Hotel Le Polonia, Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

ATAPKOTA.COM, MEDAN — Persoalan tunggakan uang sekolah yang sempat dialami seorang siswa di Perguruan Panca Budi akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua siswa, Robby Cahyadi, memastikan seluruh persoalan administrasi pendidikan anaknya telah selesai dan tidak lagi menjadi kendala.

Penyelesaian tersebut berlangsung setelah Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan melakukan mediasi antara pihak keluarga dan yayasan sekolah atas arahan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Robby menyampaikan hal itu saat ditemui di sela kegiatan wisuda dan perpisahan siswa SMP Panca Budi di Hotel Le Polonia, Medan, Rabu, 13 Mei 2026.

“Permasalahan terkait SPP maupun biaya lainnya sudah selesai. Kami sudah mendapatkan penjelasan dan pendampingan dari Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan,” ujar Robby di hadapan perwakilan Dinas Pendidikan dan sejumlah awak media.

Ia juga meluruskan informasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial. Menurutnya, persoalan tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara dirinya dan pihak yayasan sekolah.

“Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota, Dinas Pendidikan, dan pihak yayasan karena persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Robby mengungkapkan pihak yayasan bahkan tetap memberikan kesempatan kepada anaknya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di lembaga pendidikan yang sama.

Sementara itu, Koordinator Perguruan Panca Budi, Ronny Irwanto, menegaskan pihak sekolah sejak awal tetap memberikan hak pendidikan kepada siswa tersebut meski terdapat tunggakan pembayaran.

“Selama enam bulan terakhir ketika kondisi ekonomi orang tua siswa menurun, pihak sekolah tetap mengizinkan siswa mengikuti proses belajar, kegiatan sekolah, hingga ujian,” ujar Ronny.

Ia memastikan siswa yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan tidak akan mengalami hambatan dalam pengambilan ijazah.

Ronny menjelaskan, penyelesaian administrasi terkait sisa tunggakan kini ditangani antara pihak yayasan dan Dinas Pendidikan Kota Medan melalui skema bantuan pendidikan.

“Terkait tunggakan, nanti menjadi pembahasan antara yayasan dan Dinas Pendidikan melalui mekanisme yang tersedia. Yang pasti, hubungan administrasi dengan orang tua siswa sudah selesai dan ijazah tidak akan ditahan,” katanya.

Di lokasi yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMP, Prayogi, mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan.

Menurut Prayogi, penyelesaian tunggakan dilakukan melalui program Tebus Ijazah yang dijalankan Pemerintah Kota Medan sesuai arahan Wali Kota Medan.

“Berdasarkan instruksi Pak Wali Kota, persoalan tunggakan akan diselesaikan melalui koordinasi Dinas Pendidikan dengan yayasan sehingga tidak lagi menjadi beban bagi orang tua siswa,” ujarnya.

Ia juga menegaskan hak pendidikan siswa tetap dipenuhi tanpa ada pengurangan selama proses penyelesaian berlangsung.

Selain itu, Prayogi mengimbau masyarakat agar tidak menghentikan pendidikan anak hanya karena kendala ekonomi. Menurutnya, Pemko Medan telah menyiapkan sejumlah program bantuan pendidikan bagi warga kurang mampu.

Program tersebut di antaranya Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Siswa Miskin (BSM), hingga bantuan perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, dan tas yang bersumber dari APBD Kota Medan. (Mery/red)

Berita Terkait

Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Warga Bekerja ke Luar Negeri hingga Mei 2026
Seorang Terduga Pelaku Penjambretan Ditangkap Polisi di Aceh Tamiang
Residivis Sabu di Simalungun Ditangkap Usai Lompat Tembok dan Buang Barang Bukti
Temui Dubes Australia, Bobby Nasution Promosikan Potensi Strategis Sumut di Jalur Selat Malaka
Polsek Dolok Pardamean Amankan Ibadah Kenaikan Isa Almasih di Sejumlah Gereja
Ariston Sidauruk Serap Konsep Pariwisata Bali, Siapkan Pengembangan KEK Danau Toba
Kabupaten Asahan Masuk Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Wapres Gibran Dorong Gubernur Se-Indonesia Promosikan Destinasi Lewat BBTF 2026

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:57 WIB

Disnaker Medan Fasilitasi 1.017 Warga Bekerja ke Luar Negeri hingga Mei 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:55 WIB

Seorang Terduga Pelaku Penjambretan Ditangkap Polisi di Aceh Tamiang

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:35 WIB

Residivis Sabu di Simalungun Ditangkap Usai Lompat Tembok dan Buang Barang Bukti

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:20 WIB

Temui Dubes Australia, Bobby Nasution Promosikan Potensi Strategis Sumut di Jalur Selat Malaka

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:30 WIB

Ariston Sidauruk Serap Konsep Pariwisata Bali, Siapkan Pengembangan KEK Danau Toba

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:45 WIB

Kabupaten Asahan Masuk Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:21 WIB

Wapres Gibran Dorong Gubernur Se-Indonesia Promosikan Destinasi Lewat BBTF 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:45 WIB

Di Hadapan Meutya Hafid, Rico Waas Beberkan Dampak Judi Online hingga Pecat Camat

Berita Terbaru

Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menerima penghargaan BKPRMI.

PEMATANGSIANTAR

Pemko Pematangsiantar Raih Penghargaan Nasional BKPRMI di Rapimnas 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:29 WIB