Kebakaran Hanguskan Sekitar 100 Kios Pasar Dwikora, Polisi Dalami Keterangan Saksi soal Pria Misterius

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:50 WIB

40209 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kebakaran yang melanda kawasan Pasar Dwikora Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari.

kebakaran yang melanda kawasan Pasar Dwikora Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari.

ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran yang melanda kawasan Pasar Dwikora Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.05 WIB dan menghanguskan puluhan kios di kawasan pasar. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Pematangsiantar.

Plt. Kasi Humas Polres Pematangsiantar IPTU Agustina Triyadewi mengatakan, berdasarkan keterangan saksi Argana Manurung, sekitar pukul 02.45 WIB saksi tiba di Pasar Dwikora untuk menjalankan tugas sebagai penjaga malam kamar mandi.

Usai membersihkan kamar mandi, saksi membuka kios milik orang tuanya. Tidak lama kemudian, ia mengaku mendengar suara benturan dari arah kios milik marga Purba yang berada di dekat lokasi tersebut.

Saat mendatangi sumber suara, saksi mengaku melihat seorang pria dewasa yang tidak dikenalnya mengenakan jaket berwarna hitam sedang menyiram cairan yang diduga bahan bakar di sekitar kios tersebut. Tak lama berselang, kobaran api muncul dan dengan cepat membesar hingga merambat ke kios-kios di sekitarnya.

“Saksi berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air, namun kobaran api terus membesar dan menjalar ke bagian dalam kios serta bangunan lainnya,” ujar IPTU Agustina menyampaikan hasil pemeriksaan awal.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi Roni Valdi Sinaga. Saat menjaga salah satu kios di lokasi, saksi mengaku melihat seorang pria berjaket hitam berlari meninggalkan kawasan pasar. Karena merasa curiga, saksi sempat melakukan pengejaran, namun kehilangan jejak sehingga identitas pria tersebut belum diketahui.

Sekitar pukul 03.20 WIB, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar dan dua unit mobil pemadam kebakaran milik PT STTC tiba di lokasi bersama personel Polres Pematangsiantar, Polsek Siantar Utara, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar untuk melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.15 WIB. Setelah kondisi dinyatakan aman, Tim Inafis Satreskrim Polres Pematangsiantar memasang garis polisi (police line) di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan.

Kapolres AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak bersama personel Polres Pematangsiantar dan personel Kompi 2 Batalyon B Satbrimob Polda Sumatera Utara kemudian turut membantu proses pembersihan puing-puing bekas kebakaran.

IPTU Agustina mengatakan, berdasarkan pendataan sementara, sekitar 100 kios terdampak dalam kebakaran tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Sementara penyebab maupun sumber api masih dalam proses penyelidikan oleh Polres Pematangsiantar,” katanya.

Polres Pematangsiantar menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta mendalami seluruh informasi yang diperoleh di lokasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun kesimpulan resmi mengenai penyebab kebakaran. (AP/red)

Berita Terkait

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen
Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan
Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi
Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH
Kasat Lantas Polres Simalungun Gelar Pelatihan Safety Riding di PT Aice Sei Mangkei, Laka Lantas Turun 30 Persen Selama Operasi Patuh Toba 2026
BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun
Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN
Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru