ATAPKOTA.COM, BANDA ACEH – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Aceh Singkil kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Aceh setelah berhasil meraih Juara II Terbaik dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 9 Juli 2026.
Prestasi tersebut diraih setelah Dishub Aceh Singkil bersaing dengan perwakilan dari 23 kabupaten/kota se-Provinsi Aceh dalam kompetisi yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.
Tidak hanya meraih penghargaan tingkat instansi, pelajar binaan Dishub Aceh Singkil dari SMA Negeri 1 Gunung Meriah juga berhasil mengukir prestasi dengan meraih Juara I Kategori Teknologi Keselamatan Lalu Lintas, sebuah kategori khusus yang menilai inovasi dan kreativitas pelajar dalam mendukung keselamatan transportasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil, Syam’un, membenarkan capaian tersebut saat dikonfirmasi.
“Benar, Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil meraih Juara II Terbaik pada Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026. Selain itu, pelajar dari SMAN 1 Gunung Meriah yang menjadi peserta binaan kami juga berhasil meraih Juara I pada Kategori Teknologi Keselamatan Lalu Lintas,” ujar Syam’un.
Menurut Syam’un, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara Dinas Perhubungan, pihak sekolah, para pembina, serta peserta yang telah mempersiapkan diri secara maksimal selama proses seleksi.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.
“Kami bersyukur atas prestasi ini karena mampu membawa nama baik Kabupaten Aceh Singkil di tingkat Provinsi Aceh. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pembinaan serta edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, terutama para pelajar, agar budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh sejak usia dini,” tutupnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi pelajar di Aceh Singkil untuk terus berinovasi sekaligus berperan aktif dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Laporan : Dalian bancin

































