Bupati Samosir Serahkan 4 Ton Benih Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:57 WIB

4042 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, SAMOSIR – Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas unggulan pertanian. Komitmen tersebut kembali diwujudkan ketika Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, S.T., menyerahkan bantuan 4 ton benih bawang putih beserta sarana produksi pertanian kepada dua kelompok tani di Desa Hariara Pintu, Kecamatan Harian, pada Selasa, 28 Juli 2026.

Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia itu merupakan bagian dari dukungan pemerintah dalam memperkuat program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada sektor ketahanan dan swasembada pangan melalui pengembangan komoditas bawang putih.

Bantuan disalurkan kepada Kelompok Tani Hariara Makmur untuk pengembangan lahan seluas 1 hektare dan Kelompok Tani Saut Tani seluas 4 hektare, sehingga total areal tanam mencapai 5 hektare.

Selain benih bawang putih, pemerintah juga menyerahkan 50 rol mulsa, pupuk ZA sebanyak 1,75 ton, pupuk SP-36 sebanyak 1,75 ton, pupuk KCl sebanyak 2 ton, serta lima paket pestisida sebagai sarana pendukung budidaya.

Bupati Vandiko mengatakan pengembangan bawang putih memiliki prospek yang besar karena kebutuhan nasional masih sangat tinggi dan sebagian besar masih dipenuhi melalui impor.

“Kebutuhan bawang putih di Indonesia mencapai sekitar 600 ribu ton setiap tahun, sementara sekitar 80 persen masih dipenuhi melalui impor. Ini menjadi peluang besar bagi daerah yang memiliki potensi seperti Kabupaten Samosir. Di Sumatera Utara hanya ada tiga kabupaten yang dinilai cocok mengembangkan bawang putih, yaitu Humbang Hasundutan, Samosir, dan Pakpak Bharat,” ujar Vandiko.

Menurutnya, apabila program tersebut dijalankan secara konsisten, pengembangan bawang putih tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga berpotensi memasok kebutuhan Provinsi Sumatera Utara hingga pasar nasional.

“Bawang putih memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Saya mengajak seluruh kelompok tani memanfaatkan bantuan ini dengan sungguh-sungguh. Tanam dan kelola dengan baik karena Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus memberikan pendampingan,” katanya.

Vandiko juga mengingatkan agar benih bantuan pemerintah tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kegiatan budidaya.

“Jangan menjual benih yang diberikan pemerintah. Gunakan bantuan ini sebagaimana mestinya agar program berhasil. Jika hasilnya baik, pengembangannya akan terus kita dorong. Harapan kita, suatu saat Presiden dapat melihat langsung keberhasilan pengembangan bawang putih di Kabupaten Samosir,” ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir, Parluhutan Samosir, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian. Menurutnya, bawang putih merupakan komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena selalu dibutuhkan masyarakat.

“Bawang putih merupakan komoditas yang menjanjikan. Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan produksi sekaligus mendorong kesejahteraan petani,” katanya.

Ketua Kelompok Tani Hariara Makmur, Joni Pasaribu, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kelompoknya. Ia memastikan bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal.

“Kami akan mengelola bantuan ini dengan penuh tanggung jawab dan berharap terus mendapat pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Samosir agar mampu menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya,” ungkap Joni.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom, menegaskan pihaknya akan melakukan pendampingan kepada petani mulai dari proses penanaman hingga masa panen agar program berjalan optimal dan memberikan hasil maksimal.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Samosir dan Kementerian Pertanian RI, pengembangan bawang putih diharapkan terus berkembang sebagai komoditas unggulan daerah yang mampu mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir.(AP/red)

Berita Terkait

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima
Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti
Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan
Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income
Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti
Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Berita Terbaru