ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan anak usia dini. Komitmen tersebut diwujudkan dengan meresmikan dua TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Panribuan dan Kecamatan Tanah Jawa, pada Selasa (28/7/2026), sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, yang diawali dengan pemotongan pita di TK Negeri Pembina Kecamatan Dolok Panribuan. Selain meresmikan operasional sekolah, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus edukasi kepada anak-anak untuk mencintai alam sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD didampingi Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, beserta jajaran pengurus. Kehadiran rombongan disambut Camat Dolok Panribuan, tenaga pendidik, peserta didik, orang tua, serta masyarakat setempat.
Selain meninjau fasilitas pendidikan, rombongan juga berinteraksi dengan para peserta didik dan melihat langsung kesiapan sarana serta prasarana sekolah.
Camat Dolok Panribuan, Nopen Sijabat, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini di wilayahnya.
Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh penyelenggara PAUD untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan kepada masyarakat.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Simalungun Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa pendirian dua TK Negeri Pembina merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, merata, inklusif, dan mudah dijangkau masyarakat.
“Atas nama Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas hadirnya TK Negeri Pembina ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,” ujar Darmawati.
Ia menjelaskan bahwa peresmian tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan baru, tetapi menjadi bagian dari upaya memastikan Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang diawali dengan satu tahun pendidikan prasekolah, dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membangun karakter, kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Darmawati berharap kedua TK Negeri Pembina tersebut berkembang menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, bersih, sehat, ramah anak, dan menyenangkan, dengan dukungan tenaga pendidik yang profesional serta mampu mengembangkan potensi setiap peserta didik sesuai bakat dan minatnya.
Ia juga mengajak pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
“Keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam membentuk generasi yang berkualitas,” katanya.
Kepada para guru, Darmawati menyampaikan penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak serta berharap para pendidik terus menjadi sosok yang kreatif, inspiratif, dan menjadi teladan bagi peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui kerja sama yang erat antara rumah, sekolah, dan masyarakat.
Usai meresmikan TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Panribuan, rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Negeri Pembina Kecamatan Tanah Jawa untuk melaksanakan agenda serupa, yakni meresmikan sekolah, meninjau fasilitas, serta berdialog dengan guru dan orang tua peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Arismen Damanik, camat di kedua kecamatan beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), kepala sekolah, guru, tokoh masyarakat, serta para orang tua peserta didik.
Melalui kehadiran dua TK Negeri Pembina tersebut, Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap kualitas layanan pendidikan anak usia dini terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Generasi Emas Indonesia 2045.(AP/red)

































