Kadin Apresiasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Ketahanan Pangan Pemerintah

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:47 WIB

4075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mulyadi Jayabaya (berdiri) berbicara pada pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Mulyadi Jayabaya (berdiri) berbicara pada pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan pengusaha Kadin pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026.

ATAPKOTA.COM, JAKARTA  – Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Mulyadi Jayabaya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan para petani.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi Jayabaya dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan jajaran pengusaha Kadin tingkat pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026).

Salah satu program yang mendapat apresiasi ialah Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Mulyadi Jayabaya, program tersebut membantu meningkatkan akses anak-anak terhadap makanan bergizi, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan pemenuhan gizi.

“Di sejumlah desa terpencil masih ada anak-anak yang belum memperoleh asupan makan pagi maupun makan siang secara memadai. Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat yang sangat besar bagi mereka,” ujar Mulyadi Jayabaya.

Ia juga mengapresiasi kebijakan pemerintah yang menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan nasional. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus meningkat.

“Kami mendukung langkah pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas. Ketersediaan pangan merupakan fondasi penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Mulyadi Jayabaya mendorong pemerintah untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan benih unggul yang sesuai dengan karakteristik daerah, perluasan akses pembiayaan bagi petani, serta penguatan peran penyuluh pertanian lapangan agar produktivitas pertanian semakin meningkat.

Ia juga menilai penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk yang dilakukan pemerintah telah memberikan dampak positif bagi petani. Kebijakan tersebut, menurutnya, membantu memangkas birokrasi sehingga penyaluran pupuk menjadi lebih mudah diakses.

“Perbaikan tata kelola distribusi pupuk merupakan langkah yang positif karena selama ini salah satu kendala utama yang dihadapi petani adalah akses terhadap pupuk,” ujarnya.

Di luar sektor pangan, Mulyadi Jayabaya menyoroti potensi investasi di berbagai daerah, termasuk rencana pengembangan kawasan industri serta investasi industri garmen di Kabupaten Lebak, Banten. Ia menilai kemudahan perizinan, dukungan infrastruktur, dan ketersediaan energi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia sebagai tujuan investasi.

Menurutnya, arahan Presiden memberikan optimisme bagi dunia usaha untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional.

“Dunia usaha siap menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Mulyadi Jayabaya. (RE/red)

Berita Terkait

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima
Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti
Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan
Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir
Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income
Wesly Silalahi Hadiri Farewell Parade dan Tradisi Pedang Pora, Kapolres Pematangsiantar Resmi Berganti
Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata
Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:28 WIB

278 Siswa Medan Sudah Terima Bantuan Tebus Ijazah, Pemko Kejar Target 1.000 Penerima

Jumat, 18 September 2026 - 18:55 WIB

Usulan Nama Jalan SM Amin di Medan Dibahas, Rico Waas Siapkan Tim untuk Menindaklanjuti

Jumat, 18 September 2026 - 18:50 WIB

Rico Waas Ingin Jazz Tak Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu, CFN Disiapkan Jadi Panggung Musik Medan

Jumat, 18 September 2026 - 18:44 WIB

Batam Jadi Tuan Rumah Rakernas III PJS, Utusan 25 Provinsi Dijadwalkan Hadir

Jumat, 18 September 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Medan: Pembinaan UMKM Jangan Sekadar Pelatihan, Harus Menghasilkan Income

Jumat, 18 September 2026 - 17:35 WIB

Pesan Wali Kota Medan ke Duta GenRe: Jangan Cuma Pakai Selempang, Harus Berdampak Nyata

Jumat, 18 September 2026 - 16:50 WIB

Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat, Target Pembangunan Diminta Terukur

Jumat, 18 September 2026 - 16:14 WIB

Praperadilan Apriansyah di PN Bengkulu, Kuasa Hukum Soroti Tak Ada Uji DNA dan Cacat Formil

Berita Terbaru