Seskab Teddy: 253 Ton Logistik Telah Dikirim untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:39 WIB

4053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat meninjau bantuan yang akan dikirim ke NTT.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat meninjau bantuan yang akan dikirim ke NTT.

ATAPKOTA.COM, NTT – Pemerintah terus mempercepat pengiriman bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga hari kelima pascabencana, Rabu (19/8/2026), pemerintah menyebut sebanyak 253 ton logistik telah diangkut menuju sejumlah wilayah terdampak.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah kembali mengirimkan bantuan melalui jalur udara pada Rabu dini hari. Sebanyak lima pesawat diberangkatkan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan membawa total 65 ton logistik.

“Yang pertama, atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pascabencana, tanggal 19 Agustus 2026, jam 4 pagi kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT. Hari ini total membawa 65 ton logistik. Jadi sejak hari pertama 27 ton sampai dengan hari kelima ini sudah terangkut 253 ton logistik,” kata Teddy.

Menurut Teddy, bantuan yang dikirim mencakup makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, serta berbagai kebutuhan lainnya untuk masyarakat terdampak.

Untuk mempercepat penyaluran, pemerintah menyiapkan dua posko utama di Labuan Bajo dan Maumere. Dari Posko Labuan Bajo, bantuan selanjutnya diarahkan ke sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai dan Ngada.

Sementara dari Posko Maumere, pemerintah menyalurkan bantuan menuju wilayah Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Pemerintah juga mengoptimalkan sejumlah jalur distribusi. Pengiriman dilakukan melalui jalur udara, laut, dan darat dengan menyesuaikan kondisi wilayah serta aksesibilitas masing-masing daerah terdampak.

Pada jalur udara, pemerintah mengerahkan helikopter, pesawat Cassa, dan pesawat berukuran lebih kecil untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan bantuan. Sementara melalui jalur laut, tiga kapal perang Republik Indonesia (KRI) milik TNI Angkatan Laut disebut telah berada di wilayah terdampak. Satu kapal rumah sakit juga dilaporkan hampir tiba di lokasi.

Selain itu, pemerintah menyatakan akses jalur darat telah kembali dapat digunakan sejak hari kedua pascabencana.

“Laporan dari Menteri PU, seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua,” ujar Teddy.

Teddy mengatakan pemerintah akan terus memantau proses penanganan bencana untuk memastikan distribusi bantuan berjalan cepat dan dapat diterima masyarakat terdampak.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat, masyarakat, relawan, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses penanganan bencana.

“Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak,” kata Teddy.

Catatan Redaksi: Angka 253 ton, lima pesawat, 65 ton bantuan, serta informasi mengenai posko dan armada distribusi dalam berita ini merupakan keterangan yang disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya sebagaimana bahan informasi yang diberikan. Untuk kepentingan verifikasi jurnalistik, data tersebut idealnya dikonfirmasi kepada kementerian/lembaga terkait serta posko penanganan bencana di NTT.(AP/red)

Berita Terkait

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses

Berita Terbaru