UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Rico Waas Dorong Produk Lokal Naik Kelas

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:15 WIB

4014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses kurasi berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari persiapan Showcase Uniqlo Neighborhood Collaboration.

Proses kurasi berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari persiapan Showcase Uniqlo Neighborhood Collaboration.

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan mendapat kesempatan mengikuti proses kurasi bersama Uniqlo melalui kolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan. Proses kurasi berlangsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Kamis (20/8/2026), sebagai bagian dari persiapan Showcase Uniqlo Neighborhood Collaboration.

Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas menghadirkan perwakilan Uniqlo untuk melihat secara langsung produk yang dihasilkan pelaku UMKM. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas sekaligus mendorong pelaku usaha lokal meningkatkan kualitas produknya.

Dalam proses kurasi, Airin bersama perwakilan Uniqlo meninjau sejumlah produk UMKM, mulai dari makanan, aksesori, kain ulos, parfum, diffuser, pengharum mobil dan ruangan, cerutu, minyak Karo, minyak kemiri, sabun handmade, tas, tudung saji, hingga kerajinan berbahan eco print.

Produk-produk tersebut dinilai dari sejumlah aspek, antara lain kualitas, kerapian, kemasan, variasi, keunikan, serta potensi untuk merepresentasikan identitas khas Kota Medan.

Airin mengatakan proses kurasi sengaja dilakukan dengan menghadirkan langsung perwakilan Uniqlo agar mereka dapat melihat potensi UMKM Kota Medan secara lebih dekat.

“Karena kurasinya UMKM, jadi saya ajak lokasinya langsung di Mustika Deli supaya Pak Christopher dan Bu Rika sekalian melihat UMKM kita yang lainnya,” ujar Airin.

Dalam kegiatan tersebut, Airin didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar.

Airin menilai produk lokal tidak cukup hanya memiliki kualitas yang baik. Pelaku UMKM juga perlu membangun identitas produk, menjaga konsistensi, memperkuat kemasan, dan melakukan inovasi agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain.

“Kita ingin produk UMKM Kota Medan punya identitas, punya kualitas, dan punya keunikan. Ketika orang melihat atau menggunakan produk tersebut, mereka bisa langsung mengenal bahwa ini adalah produk khas Kota Medan,” jelasnya.

Menurut Airin, proses kurasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada peluang tampil dalam showcase. Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi pintu bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan kapasitas usaha.

Perwakilan Uniqlo Christopher Mogot mengapresiasi keberadaan Mustika Deli yang menurutnya memiliki konsep berbeda dan berpotensi dikembangkan sebagai salah satu pusat oleh-oleh khas Kota Medan.

Ia menilai produk yang tersedia cukup beragam, mulai dari aksesori, kain, makanan ringan hingga produk berbahan minyak Karo.

“Bagus banget. Aku yakin ini ke depannya bisa menjadi tempat oleh-oleh khas di Kota Medan. Produk-produknya juga pilihannya bagus-bagus. Aku senang juga, rapi banget, clean,” kata Christopher.

Dalam proses kurasi, Christopher menyebut kerapian produk, variasi, serta keberadaan dan pengelolaan media sosial menjadi beberapa aspek yang diperhatikan.

Menurutnya, produk berkualitas perlu didukung strategi pemasaran digital agar mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Yang pasti kita lihat pertama itu kerapian produknya. Kedua, variasinya. Ketiga, salah satu yang paling utama adalah Instagram-nya rapi atau tidak. Kita juga ingin mendorong UMKM untuk melek digital marketing,” jelasnya.

Christopher berharap proses tersebut dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas, termasuk kepada wisatawan mancanegara.

“Harapannya pastinya naik kelas. Semoga ke depannya menjadi ajang untuk membuka kesempatan baru, mungkin bisa dijadikan oleh-oleh khas untuk foreigner, turis, atau lebih baik lagi ekspor,” ujarnya.

Salah seorang pelaku UMKM bidang aksesori, Dina, mengaku sempat gugup ketika mengetahui produknya akan mengikuti proses kurasi bersama pihak Uniqlo.

Ia berharap produk aksesori yang dibuatnya, termasuk bros, dapat memenuhi kriteria dan mendapat kesempatan tampil dalam showcase.

“Awalnya dikabari dari pihak Dekranasda Kota Medan memang deg-degan karena mau dikurasi oleh Uniqlo. Saya sempat berpikir apakah produk saya sudah cukup rapi dan menarik. Semoga produk yang saya buat bisa masuk ke showcase Uniqlo,” ungkap Dina.

Proses kurasi tersebut menjadi salah satu upaya mempertemukan produk lokal dengan jaringan ritel yang lebih luas. Namun, hasil kurasi dan kepastian produk yang akan masuk dalam showcase tetap bergantung pada proses penilaian dan keputusan pihak terkait.

Bagi UMKM Kota Medan, kesempatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas produk, memperkuat identitas lokal, serta meningkatkan kemampuan pemasaran agar lebih siap menghadapi persaingan pasar yang semakin luas.(MB/red)

Berita Terkait

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng
Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural
Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong
Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi
Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi
Tinjau Pelabuhan, Gereja, dan RSUD di Sikka, Wapres Gibran Soroti Fasilitas yang Perlu Segera Diperbaiki
Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana
Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Dandim 0211/Tapanuli Tengah Wahyu Hidayat Bersedia Jadi Dewan Pembina DPC PJS Sibolga-Tapteng

Jumat, 21 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Fokus Cegah TPPO dan PMI Nonprosedural

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Jelang Rakernas PJS di Kepri, DPP Perkuat Konsolidasi dan Skema Gotong Royong

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Kemendikdasmen Dampingi Program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Medan, Airin Dorong Kolaborasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:40 WIB

Wapres Gibran Temui Pengungsi Gempa Sikka, Pastikan Kebutuhan Dasar dan Kelompok Rentan Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau SD Inpres LXXVI Wairklau, Pastikan Pendidikan Anak Tetap Berjalan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Bertolak ke NTT, Wapres Gibran Libatkan Mahasiswa dalam Penanganan Pascabencana

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Wapres Gibran Tinjau Dampak Gempa Sikka, Minta Bantuan Menjangkau Warga di Wilayah Sulit Diakses

Berita Terbaru