ATAPKOTA, MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas berharap Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan mampu menyusun program kerja yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap IMM Kota Medan merancang program yang benar-benar mengakomodasi semua. Inklusivitas sangat dibutuhkan untuk membangun Kota Medan,” kata Rico saat menghadiri pelantikan dan rapat kerja PC IMM Kota Medan periode 2025–2026, di Gedung Serbaguna PKK, Medan Petisah, Minggu (29/6/2025).
Rico Waas mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang diketuai Muhammad Rais Prayogo. Ia menegaskan seluruh pengurus harus aktif, bukan hanya ketua yang bekerja. Menurutnya, masa kepengurusan yang singkat hanya satu tahun harus dimanfaatkan dengan aksi konkret.
“Saya minta PC IMM hindari kegiatan seremonial. Langsung saja bekerja, kalau perlu segera koordinasi dengan perangkat daerah. Mereka pasti bantu,” ujar Rico yang hadir bersama Asisten Pemerintahan Muhammad Sofyan dan Kadis Pendidikan Benny Sinomba Siregar.
Rico juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam berorganisasi. Ia menilai IMM bisa memproduksi video program kerja agar lebih mudah diterima generasi muda.
“Saya lihat IMM punya potensi. Gunakan pendekatan kreatif seperti video edukasi, karena lebih komunikatif dan bisa menjangkau lebih luas,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi program English Academy dan desa binaan yang telah dijalankan IMM. Rico berharap kegiatan ini bisa diperluas ke berbagai lingkungan, terutama Medan bagian utara.
“Kami ingin IMM hadir di lingkungan-lingkungan lain. Program seperti ini sangat bermanfaat untuk remaja. Pemko Medan terbuka jika IMM ingin menjalankan program desa binaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pemko Medan dan PC IMM Kota Medan menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani langsung oleh Rico Waas dan Ketua Umum IMM Muhammad Rais Prayogo.
Sementara itu, Muhammad Rais Prayogo dalam sambutannya menyampaikan keyakinannya bahwa kepengurusan IMM kali ini akan membawa perubahan nyata. Ia menegaskan pentingnya mengembangkan potensi kader untuk menghadapi tantangan organisasi ke depan.
“Perjuangan kita masih panjang. Hari ini kita mulai perubahan. Dengan arahan senior dan semangat kolektif, kita siap bergerak bersama,” tegas Rais.(Merry Bintang)/KR




































