ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aceh Timur, Ny. Lismawani Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., membuka kegiatan Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Kamis (4/9/2025).
Dalam sambutannya, Lismawani menegaskan bahwa pemerintah telah mencanangkan program wajib belajar 13 tahun. Program ini mencakup pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.
“Hal ini bukan tanpa alasan. Pendidikan usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, baik secara kognitif, sosial, maupun emosional,” ujar Lismawani.
Ia menambahkan, pendidikan usia dini tidak boleh lagi dipandang sebagai pilihan. Sebaliknya, pendidikan tersebut harus dianggap kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi setiap keluarga.
“Sebagai Bunda PAUD, saya berkewajiban mengawal dan mendukung kebijakan ini. Kita harus memastikan setiap anak memiliki akses pendidikan sejak usia dini. Peran bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat penting demi keberhasilan program ini,” jelas Lismawani.
Ia juga menekankan bahwa program satu tahun pra-sekolah merupakan bagian penting dari pelaksanaan wajib belajar 13 tahun. Menurutnya, PAUD sebelum masuk SD akan memberikan bekal yang lebih kuat bagi anak.
“Berbagai penelitian membuktikan, anak-anak yang mengikuti pendidikan pra-sekolah memiliki kemampuan kognitif, sosial, dan emosional yang lebih baik dibandingkan mereka yang langsung masuk SD tanpa persiapan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Peureulak, Bunda PAUD Kecamatan Peureulak, Keuchik Gampong Tanah Pasir, Bunda PAUD Gampong Tanah Pasir, Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Timur, serta para pengurus dan tamu undangan lainnya.(Has/red)




































