Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, menggelar pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (12/9/2025). Dialog ini membahas usulan pembangunan strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendukung program prioritas nasional.
Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, pemerintah pusat menekankan penguatan kedaulatan pangan dan energi, sekaligus mendorong penciptaan ekonomi inklusif menuju Visi Indonesia Emas 2045. Fokus utama meliputi swasembada pangan, energi, dan air, peningkatan layanan pendidikan serta kesehatan, percepatan pertumbuhan ekonomi, hingga pengentasan kemiskinan.
Bupati Gus Irawan menegaskan, Tapanuli Selatan memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, dan budaya. Namun, keterbatasan infrastruktur jalan, jaringan irigasi jangka panjang, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan masih menjadi hambatan utama.
“Melalui dukungan Bappenas, kami berharap program strategis yang kami ajukan dapat masuk prioritas nasional 2026, sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujar Gus Irawan.
Pada kesempatan itu, Pemkab Tapsel mengajukan sejumlah program prioritas yang diposisikan sebagai instrumen nyata untuk mendukung target RPJMN dan RKP 2026. Usulan tersebut menggunakan pendekatan lintas sektor dan wilayah, sehingga mampu memperkuat konektivitas pembangunan serta mempercepat pemerataan ekonomi di daerah.
Langkah Bupati Tapsel ini dinilai penting, sebab tanpa dukungan nyata dari pusat, potensi besar Tapanuli Selatan akan sulit berkembang optimal. Karena itu, pertemuan dengan Bappenas bukan sekadar formalitas, melainkan upaya strategis untuk memastikan daerah tidak tertinggal dalam arus pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.(Par/red)

































