Kekhawatiran Hanya Menjauhkan Dirimu dari Rencana Tuhan

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Sabtu, 27 September 2025 - 03:35 WIB

40502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dan text Alkitab.

Ilustrasi dan text Alkitab.

ATAPKOTA.COM – Hidup sering dipenuhi tanya. Apa yang akan terjadi besok? Bagaimana masa depan anak-anak? Bagaimana bila usaha gagal? Kekhawatiran datang bagaikan asap tebal yang menyelimuti pandangan kita. Semakin kita memikirkannya, semakin gelaplah jalan di depan mata.

Namun, kekhawatiran bukanlah solusi. Kekhawatiran hanyalah pencuri damai, pengikis iman, dan penghalang kita melihat rencana indah Tuhan.

Matius 6:27 menegaskan, “Siapakah di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?”

Firman ini adalah pukulan telak bagi kita. Kekhawatiran tak memberi pertambahan apa pun—sebaliknya, ia mencuri sukacita, kesehatan, bahkan iman.

Saudaraku, rencana Tuhan jauh lebih besar dari kerikil-kerikil kecil yang kamu takuti. Kekhawatiran hanya membuatmu berhenti di tepi, padahal Tuhan memanggilmu melangkah ke tengah samudra kasih-Nya.

Seperti yang tertulis dalam Yeremia 29:11 mengatakan, “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Kekhawatiran mengikat kita pada bayangan kecelakaan, sementara Tuhan menjanjikan damai sejahtera. Kekhawatiran membuat kita berpaling pada kemungkinan buruk, sementara Tuhan sudah merancang hari depan yang penuh harapan.

Bayangkan burung-burung di udara yang tak menanam dan tak menuai, tetapi tetap diberi makan oleh Bapa di surga. Jika burung yang kecil saja Tuhan pelihara, terlebih lagi kita yang dicipta segambar dengan-Nya.

Oleh sebab itu, Matius 6:34 menegaskan kembali “Sebab itu janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

Kekhawatiran mengikat kita pada masa depan yang belum tentu terjadi. Tetapi iman menuntun kita pada tangan Tuhan yang selalu setia. Maka lepaskanlah beban itu. Percayakan hidupmu kepada Dia yang sanggup menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya.

Oleh : Tim Redaksi

Berita Terkait

Jangan Menjadi Hamba Uang: Pesan Kuat Ibrani 13:5 di Tengah Tekanan Hidup
Antara Firman Tuhan dan Perbuatan: Ajaran yang Dikhianati
Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan dalam Perspektif Iman Kristen
Jangan Makan Makanan Orang Kikir: Kritik Alkitab terhadap Budaya “Ada Maunya”
Kemunafikan: Ketika Iman Hanya Menjadi Topeng
Keberanian, Kunci Iman Menuju Penggenapan Janji Tuhan
Memberi dan Berkat: Antara Iman dan Logika Manusia
Cara Mengelola Konflik dengan Kasih

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sebaran Asap Meluas di Sumut, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Wapres Gibran Dorong Pemanfaatan Teknologi untuk Tingkatkan Nilai Tambah Pariwisata Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Bupati Asahan Evaluasi Program MBG, Pengawasan Kualitas Makanan Jadi Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Final Piala Wali Kota Pematangsiantar 2026, SMAN 2 Menang Telak atas SMAN 5

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Medan Dapat 898 Unit Bedah Rumah, Rico Waas Targetkan Rampung Desember 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

MFCF 2026 Angkat Ulos ke Panggung Fesyen Modern, Rico Waas Bidik Pasar Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:14 WIB

RAPBD Medan 2027 Prioritaskan Banjir, Insentif Guru Honorer, dan Layanan Kesehatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Bobby Nasution Temui Kejati Sumut, Evaluasi Pembangunan 2026 dan Bahas Rencana 2027

Berita Terbaru