ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Wujud nyata kepedulian terhadap aspirasi rakyat kembali ditunjukkan Franz Theodore Sihaloho, A.Md, anggota DPRD Kota Pematang Siantar. Dalam Reses II Tahun 2025 pada Selasa (14/10/2025), di Jalan Jambu, Gang Rambe, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat, ia langsung menindaklanjuti keluhan warga soal lampu jalan padam.
Reses tersebut menjadi wadah aspirasi publik yang mendorong komunikasi langsung antara masyarakat dan wakil rakyat. Warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum yang sudah lama tidak berfungsi. Tanpa menunggu lama, Franz segera menugaskan tim lapangan untuk menindaklanjuti masalah tersebut.
Hanya tiga hari berselang, pada Jumat (17/10/2025) pukul 15.00 WIB, tim teknis bergerak cepat ke lokasi. Dalam aksi nyata itu, sekitar 15 bohlam diganti, dan beberapa rumah pelindung lampu diperbaiki agar lebih tahan lama.
Langkah cepat ini disambut antusias warga Gang Rambe. Mereka mengaku senang dan berterima kasih atas kepedulian sang wakil rakyat. Menurut warga, tindakan Franz menunjukkan komitmen dan ketulusan bekerja untuk rakyat, bukan sekadar janji saat reses.
“Syukurlah lampu jalan di kampung kami sudah diganti. Ternyata janji Pak Franz bukan omong kosong,” ujar Ibu Rahma, warga Gang Rambe, kepada awak media.
Ia menambahkan, kini warga merasa lebih aman beraktivitas malam hari.
“Dulu gelap sekali, kami takut keluar rumah. Sekarang terang dan aman. Terima kasih Pak Franz,” tuturnya dengan senang.
Saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Franz Sihaloho menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.
“Saya ikut bersyukur. Semoga bantuan kecil ini memberi manfaat bagi warga,” ujarnya rendah hati.
Franz menegaskan bahwa reses bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk mendengar dan langsung bertindak terhadap kebutuhan rakyat.
“Saya akan terus turun ke lapangan agar aspirasi masyarakat terserap dan diwujudkan secara nyata,” tegasnya.
Tindakan cepat Franz Sihaloho ini mendapat apresiasi luas. Warga menilai langkahnya sebagai contoh wakil rakyat yang responsif dan berorientasi solusi, bukan sekadar hadir saat kampanye. (Larsen/red)































