ATAPKOTA, MALANG – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bantur menggelar rapat koordinasi terkait pembebasan lahan jalan nasional yang menimbulkan penolakan dari sebagian warga di Kantor Proyek Desa Wonokerto, Senin, (26/05/2025).
Rapat ini dihadiri oleh Camat Bantur Bayu jatmiko, S. STP., Kapolsek Bantur AKP Totok suprapto S.H., MH., Koramil Bantur 0818/12 di wakili Serka Jimin, perwakilan dari Dinas Pertanahan Nasional (BPN), Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Malang, serta Kepala Desa dari tiga desa terdampak, yakni Bantur, Wonorejo, dan Srigonco.
Rapat ini bertujuan untuk merespons penolakan warga yang merasa belum sepenuhnya sepakat dengan rencana pembebasan lahan, khususnya di titik 16.B.
Usai rapat, rombongan Forkopimcam bersama dinas terkait langsung mendatangi warga yang masih menyampaikan keberatan untuk memberikan penjelasan langsung dan mencari solusi terbaik.
Pemerintah daerah berharap melalui pendekatan persuasif dan dialog terbuka, masyarakat dapat memahami pentingnya proyek ini bagi peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah. (Arifpin Setro)/pr
































