ATAPKOTA.COM, MEDAN – Polda Sumatera Utara bersama Polrestabes Medan memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dengan melakukan monitoring di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan, Kamis (16/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman, tertib, serta sesuai prosedur.
Kegiatan monitoring dipusatkan di SPBU 14.202.130 di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Medan.
Monitoring tersebut dihadiri Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo, S.E., M.H., Wakapolsek Medan Timur AKP Krismanto Sinaga, serta Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa pengamanan distribusi BBM dilakukan melalui dua langkah utama, yakni pengawalan armada mobil tangki dari depo Pertamina menuju SPBU dan penempatan personel di lokasi pelayanan.
Menurutnya, pengawalan dilakukan terhadap 11 mobil tangki BBM yang mendistribusikan pasokan ke sejumlah SPBU di Kota Medan. Satu armada lainnya dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dairi, namun masih berada di wilayah Kota Medan saat proses pengawalan berlangsung.
“Kami bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara dan Pertamina melakukan pengawalan terhadap armada mobil tangki dari depo menuju SPBU. Setiap kendaraan dikawal satu mobil patroli atau dua sepeda motor patroli agar distribusi berjalan aman dan lancar,” ujar Jean.
Selain mengawal armada distribusi, kepolisian juga menempatkan personel di 11 SPBU untuk menjaga keamanan dan mengatur arus kendaraan yang mengantre mengisi BBM.
Jean mengatakan, sebanyak 10 personel gabungan dari Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan jajaran Polsek disiagakan di setiap SPBU yang menjadi titik pengawasan.
“Personel kami bertugas memastikan pelayanan berjalan tertib, mengatur antrean kendaraan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang datang mengisi BBM,” katanya.
Berdasarkan hasil pemantauan, proses distribusi maupun pelayanan pengisian BBM di Kota Medan hingga saat ini berjalan normal.
Meski demikian, kepolisian menyatakan akan terus memonitor perkembangan situasi guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun lonjakan antrean masyarakat.
“Sampai saat ini proses distribusi berjalan dengan baik. Namun, kami akan terus memantau perkembangan situasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” ujarnya.
Kapolrestabes Medan juga menyebut proses pembongkaran BBM dari mobil tangki ke SPBU telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
“Kami telah melihat langsung proses pembongkaran BBM dan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur. Kami berharap proses distribusi tetap berlangsung dengan baik,” katanya.
Polda Sumut bersama Polrestabes Medan menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM melalui pengawalan armada, pengamanan di SPBU, serta pengaturan lalu lintas guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa hambatan. (AP/red)

































