ATAPKOTA.COM, ASAHAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., membuka Festival Sungai Asahan yang digelar di Dusun I, Desa Pulau Rakyat Pekan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat pesan pelestarian sungai sekaligus mendorong pemanfaatan potensi Sungai Asahan untuk pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.
Festival Sungai Asahan menjadi ruang bagi pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pihak untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian sungai.
Selain kegiatan lingkungan, festival juga menghadirkan berbagai perlombaan dan aktivitas masyarakat, termasuk lomba dayung, memancing, menari, bernyanyi, fashion show, memasak, hingga final lomba dayung.
Ketua Panitia Festival Sungai Asahan, Adi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, festival merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberadaan Sungai Asahan sekaligus sarana mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sungai.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan mengembangkan berbagai potensi lokal.
“Festival Sungai Asahan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan bersama untuk menjaga serta melestarikan Sungai Asahan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan mengangkat potensi ekonomi kreatif, kebudayaan, serta pariwisata,” ujar Adi.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Aripay Tambunan, mengapresiasi pelaksanaan Festival Sungai Asahan.
Menurut Aripay, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya sungai bagi kehidupan sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Ia menilai Festival Sungai Asahan dapat menjadi sarana kampanye untuk menjaga sungai agar tetap bersih dan terpelihara.
Aripay juga berharap festival dapat digelar secara rutin dan menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi Sungai Asahan sebagai salah satu tujuan wisata di Kabupaten Asahan.
“Festival Sungai Asahan merupakan kegiatan positif. Selain mengingatkan masyarakat agar menjaga sungai, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi Sungai Asahan sebagai destinasi wisata,” ujarnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan Sungai Asahan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, Sungai Asahan yang bersumber dari Danau Toba memiliki sejarah panjang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk sebagai salah satu sumber mata pencaharian.
“Sungai Asahan memiliki nilai penting bagi masyarakat. Sungai ini bukan hanya bagian dari lingkungan, tetapi juga memiliki sejarah dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat, termasuk bagi warga yang menggantungkan mata pencaharian dari sungai,” kata Taufik.
Selain manfaat sosial dan ekonomi, Taufik menyebut aliran Sungai Asahan juga dimanfaatkan untuk mendukung sektor energi melalui pengembangan pembangkit listrik tenaga air.
Ia mencontohkan keberadaan PLTA Asahan 1, 2, dan 3 sebagai bagian dari pemanfaatan potensi aliran sungai tersebut.
Karena memiliki berbagai fungsi, Taufik mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Asahan.
Pesan pelestarian lingkungan dalam Festival Sungai Asahan diwujudkan melalui kegiatan penanaman bibit pohon di sekitar aliran sungai.
Forkopimda Kabupaten Asahan bersama jajaran perusahaan dan peserta kegiatan menanam sejumlah jenis pohon, antara lain durian, mahoni, dan ketapang.
Penanaman tersebut diarahkan untuk mendukung penghijauan serta menjaga kondisi lingkungan di sekitar Sungai Asahan.
Setelah penanaman pohon, Forkopimda Kabupaten Asahan bersama peserta kegiatan juga melakukan penebaran benih ikan ke Sungai Asahan.
Benih yang ditebar terdiri atas ikan baung, gurame, nila, dan ikan jurung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Sungai Asahan yang diarahkan untuk mendukung keberadaan sumber daya perikanan dan menjaga ekosistem sungai.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Forkopimda Kabupaten Asahan bersama peserta ke sejumlah stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kehadiran UMKM menjadi bagian dari upaya menghubungkan kegiatan festival dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Festival juga dimeriahkan berbagai perlombaan, mulai dari lomba dayung, memancing, menari, bernyanyi, fashion show, memasak, hingga final lomba dayung.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Dandim 0208/Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, S.H., M.I.P., Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., serta Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Sigit Riyanto, M.Tr.Opsla., CTMP., CRMP.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan Joko Panjaitan, S.H., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan, perwakilan Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Asahan, panitia, content creator, serta masyarakat.
Festival Sungai Asahan berlangsung dengan menggabungkan kegiatan pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, olahraga, kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. (AP/red)
































