Pemerintah Nagari Air Bangis Soroti 13 WNA Tiongkok di Tambang PT GMK

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 16:58 WIB

40147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Nagari Air Bangis menanggapi keberadaan 13 WNA asal Tiongkok di lokasi tambang PT GMK Pasaman Barat.

Pemerintah Nagari Air Bangis menanggapi keberadaan 13 WNA asal Tiongkok di lokasi tambang PT GMK Pasaman Barat.

Pasaman Barat — Pemerintahan Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat, akhirnya angkat bicara terkait kehadiran 13 warga negara asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di lokasi tambang bijih besi milik PT Gamindra Mitra Kesuma (GMK) di Jorong Ranah Penantian, Minggu (29/6).

Sekretaris Nagari Air Bangis, Ermonsyah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihak nagari belum menerima laporan resmi terkait masuknya tenaga kerja asing maupun tenaga kerja lokal ke wilayah tersebut.

“Kami belum pernah menerima laporan mengenai kedatangan tenaga kerja asing ataupun lokal ke lokasi tambang tersebut. Saat ini, para pekerja masih berada di area tambang,” jelas Ermonsyah kepada wartawan.

Lebih jauh, Ermonsyah menambahkan bahwa aktivitas di lokasi tambang menunjukkan indikasi kuat bahwa perusahaan berencana kembali beroperasi. Jumlah aktivitas dan pekerja di sana dinilai terlalu banyak untuk sekadar pengecekan alat, seperti yang sebelumnya diklaim oleh pihak PT GMK.

“Kami berharap setiap kegiatan usaha dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, baik dari sisi ketenagakerjaan maupun keimigrasian. Sebab, visa kunjungan tidak dapat digunakan untuk aktivitas pertambangan,” tegasnya.

Sementara itu, pihak imigrasi menyatakan bahwa para WNA tersebut menggunakan visa C-18 yang secara administratif sah. Namun, visa tersebut tidak membebaskan mereka dari kewajiban mematuhi aturan ketenagakerjaan di Indonesia.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.(RAZ)PR

Berita Terkait

79 Siswa MTsN 1 Pariaman Terindikasi Keracunan Usai Santap MBG, Pemerintah Dituntut Transparan soal Penyebab dan Tindak Lanjut
Bobby Nasution Ajak Gekrafs Sumut Perkuat Kolaborasi, Dorong UMKM Naik Kelas
Pastikan Konektivitas Pulih, Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Bailey Padang Mantuang
Presiden Prabowo Tinjau Pengungsi dan Pembangunan Huntara di Agam
Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Bencana dan Pemulihan Infrastruktur di Sumatra Barat
Residivis Cabul Anak di 3 Provinsi Akhirnya Ditangkap Polisi, Terancam Hukuman Seumur Hidup
Polisi Gerebek Kapal di Tanjung Balai, 18 Kg Sabu dan Ribuan Pil Disita
Sembunyi di Kamar Mandi, Pengedar Sabu di Payakumbuh Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Kualitas Udara Sumut Memburuk, Sekolah Terdampak Bisa Terapkan Pembelajaran Daring

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo Terima Laporan Bahlil soal Gangguan Listrik dan Distribusi BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Prabowo Minta PLN Bertransformasi, Percepatan Panel Surya 100 GW Jadi Fokus

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Dinkes Pematangsiantar Bagikan Masker dan Ingatkan Bahaya Asap Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Kapolda Sumut Sonny Irawan Temui PWNU, Ajak Ulama Jaga Kerukunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Pemko Medan Percepat Aslinmas, Satlinmas Baru Ada di 42 Kelurahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:58 WIB

232 SPPG Diresmikan di Sumut, 59 Berada di Wilayah 3T

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Palembang, Sopir Ditangkap Usai Dikejar

Berita Terbaru