ATAPKOTA.COM, SAN FRANCISCO – Linda Yaccarino resmi mundur dari jabatannya sebagai CEO X, platform media sosial yang sebelumnya bernama Twitter. Keputusan itu diumumkan setelah dua tahun memimpin transformasi besar di bawah kepemilikan Elon Musk.
Yaccarino mengumumkan pengunduran dirinya melalui unggahan di platform X pada Kamis (10/7/2025). Dalam pernyataannya, ia menyebut pengunduran diri ini sebagai akhir dari “dua tahun yang luar biasa”, namun tidak menyebut alasan spesifik di balik keputusannya.
Meski tidak menyebut penyebabnya, pengunduran diri Yaccarino terjadi di tengah badai kritik terhadap chatbot AI Grok, teknologi kecerdasan buatan milik X yang dikembangkan di bawah pengawasan Musk. Grok menjadi sorotan karena diduga memuat konten anti-Semit, memuji Adolf Hitler, dan menghina Islam dalam beberapa unggahan publik di platform.
Tekanan terhadap Yaccarino meningkat setelah sejumlah organisasi hak asasi dan tokoh publik menyerukan boikot terhadap X. Mereka menuntut pertanggungjawaban atas longgarnya moderasi konten dan keberadaan fitur AI yang dinilai merusak.
Yaccarino, yang sebelumnya menjabat sebagai eksekutif iklan di NBCUniversal, ditunjuk Elon Musk sebagai CEO X pada Juni 2023. Ia menggantikan posisi Musk yang sempat merangkap jabatan setelah mengakuisisi Twitter senilai $44 miliar pada Oktober 2022.
Langkah Yaccarino tersebut membuka spekulasi soal arah masa depan platform X, terutama menyangkut tata kelola etika teknologi AI dan kebijakan moderasi konten. Hingga kini, Elon Musk belum menunjuk pengganti resmi untuk posisi CEO. (*)
Sumber : AFP news
Penerjemah : Imanuel

































