ATAPKOTA.COM, MEDAN – Guna memastikan pelayanan di Puskesmas berjalan maksimal, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjung Mulia Hilir dan Puskesmas Kecamatan Medan Deli, Rabu (23/7/2025). Ia tidak hanya memantau pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga mengecek kondisi bangunan dan ketersediaan tenaga medis, terutama dokter.
Saat mengunjungi Pustu Tanjung Mulia Hilir di Jalan Kawat VII, Zakiyuddin didampingi Plt. Kadis Kesehatan Kota Medan Irliyan Saputra, Camat Medan Deli Indra Utama, dan Plt. Kepala Puskesmas Medan Deli dr. Budiarti. Ia menilai kondisi bangunan sudah tidak layak menjadi fasilitas kesehatan.
Selain itu, Pustu tersebut hanya melayani kegiatan posyandu karena tidak memiliki tenaga medis, termasuk dokter. Aktivitas pelayanan pun sangat minim, dengan jumlah pasien tercatat kurang dari 10 orang.
Setelah itu, Zakiyuddin melanjutkan peninjauan ke Puskesmas Medan Deli. Ia menyempatkan berbincang dengan warga yang sedang mengantre, lalu meninjau ruangan poli hingga farmasi. Ia menyebutkan, secara umum kondisi Puskesmas Medan Deli cukup baik, meskipun renovasi belum selesai sepenuhnya. Namun, jumlah dokter masih kurang.
Usai meninjau, Zakiyuddin menilai fasilitas dan pelayanan di Pustu Tanjung Mulia Hilir tidak memadai. Ia bahkan menyarankan agar Pustu yang sepi dan tak memiliki dokter tersebut digabungkan dengan puskesmas induk, karena jaraknya juga tidak terlalu jauh.
“Pelayanan dan fasilitas yang kurang ini akan dibenahi. Pustu yang tidak ada dokternya dan sepi pasien akan dikaji untuk dikosongkan dan digabung dengan puskesmas induk,” ujarnya.
Menurut Zakiyuddin, rencana penggabungan ini dilakukan karena pasien di Pustu tersebut hanya sekitar 10 orang per hari dan tidak dapat mengeluarkan rujukan. “Kita kaji dahulu, bila hanya sedikit pasien yang dilayani, lebih baik digabung,” katanya.
Ia juga mencatat bahwa meskipun bangunan Puskesmas Medan Deli besar dan layak, masih ada kendala seperti atap bocor, jalan masuk yang tergenang air, serta tempat parkir yang sempit.
“Tempat parkir kurang memadai, meskipun bangunannya sudah bagus,” ungkapnya.
Zakiyuddin menegaskan komitmennya untuk meninjau seluruh 41 Puskesmas dan 39 Pustu di Kota Medan. Tujuannya adalah memastikan pelayanan, fasilitas, dan ketersediaan tenaga medis memadai.
“Saya akan mengunjungi semua Puskesmas dan Pustu untuk memastikan pelayanannya baik, bangunannya layak, dan tenaga medis tersedia. Ini akan menjadi perhatian Pemko Medan,” tegasnya.
Wartawan : Merry Bintang /kr

































