Yayasan Nurul Huda Tegaskan Batas Jabatan Kepala MTs di Kantor Kemenag

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:00 WIB

40668 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Malang. Rabu, (20/8) (Foto : Arifpin Setro-atapkota)

Halaman Kantor Kemenag Kabupaten Malang. Rabu, (20/8) (Foto : Arifpin Setro-atapkota)

ATAPKOTA.COM, MALANG – Kedatangan Yayasan Nurul Huda ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang pada Rabu, 20 Agustus 2025, memang tak tercatat dalam undangan resmi. Namun, langkah itu bak kilatan petir di siang bolong, mengejutkan sekaligus menegaskan keseriusan yayasan dalam mengawal arah kepemimpinan pendidikan di lingkungannya.

Pertemuan tersebut membahas isu krusial: kepemimpinan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang berada di bawah naungan yayasan. Ketua Yayasan, Siti Zulaichoh, dengan nada tegas namun penuh wibawa, menekankan bahwa jabatan rangkap kepala MTs hanya diberi ruang selama dua tahun, yakni 2024 hingga 2025.

“Kesepakatan itu sudah jelas. Kami memberi waktu dua tahun untuk jabatan rangkap, sambil menyiapkan kader baru yang matang dan siap memimpin mulai 2026,” ujar Siti dengan penuh keyakinan.

Ia menambahkan, keputusan itu tidak lahir tiba-tiba. Forum rapat yayasan tahun 2024 telah menorehkan kesepakatan, dan bahkan telah disampaikan pula dalam forum Wilayah Kerja (Wilker). Prinsipnya jelas: regenerasi kepemimpinan harus berjalan, agar madrasah tetap hidup dengan darah segar dari generasi penerus.

Menariknya, dalam forum itu, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Malang, Sonhaji, S.Ag., M.H., turut memberi arahan. Ia menegaskan, Yayasan Nurul Huda harus segera menggelar rapat internal guna menyeleksi dan menentukan kader terbaik yang kelak memimpin lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan tersebut.

“Jangan tunda lagi. Pilih kader terbaik, agar estafet kepemimpinan berjalan dengan mulus dan penuh berkah,” pesan Sonhaji.

Dengan demikian, keputusan ini tidak sekadar soal jabatan. Lebih dari itu, ia menjadi momentum penting untuk menyalakan api regenerasi. Yayasan Nurul Huda tampak bersiap menyalurkan energi baru, membangun tradisi kepemimpinan berkelanjutan, dan menjaga kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Malang tetap berkilau.

Wartawan : Arifpin setro / red.

Berita Terkait

Wali Kota Subulussalam Usulkan Kampus Universitas Republik Indonesia Dibangun di Aceh
Siswi SD Asal Labuhanbatu Peraih Emas ASMC 2026 Terima Beasiswa dari Bobby Nasution
Pemkab Simalungun Resmikan TK Negeri Pembina Sidamanik, Perkuat SDM Unggul Sejak Usia Dini
Bunda PAUD Simalungun Resmikan Dua TK Negeri Pembina, Perkuat Wajib Belajar 13 Tahun
Wagub Sumut Surya Semangati Anak-anak Asrama Dinsos di Gunungsitoli, Ajak Raih Cita-cita Meski Penuh Keterbatasan
Bobby Nasution Apresiasi SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Sekolah Negeri Pertama di Indonesia Raih Otorisasi IB
Mendiktisaintek Resmikan Universitas Satya Terra Bhinneka, Zakiyuddin Harap Buka Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
Peringati Harganas ke-33, Wagub Sumut: Ketangguhan Keluarga Kunci Hadapi Disrupsi Global

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Piala Soeratin Sumut 2026 di Pematangsiantar, PSSI Toba Andalkan Soposurung FC dan Halilintar FC

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

DLH Labuhanbatu Edukasi Pengelolaan Sampah di Rumah Ibadah, Tong Sampah Dibagikan Gratis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Patroli Malam Polres Simalungun Sasar Jalur Pematangsiantar-Saribudolok dan Sejumlah Titik Strategis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Dolok Silau dan Forkopimca Sosialisasi ke Dua Nagori

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Hari Jadi Polwan ke-78 di Pematangsiantar Diisi Olahraga, Permainan, dan Syukuran

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Wawali Herlina Teken MoU Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Sumut

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 Digelar 13 September, Hadiah Total Rp 100 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:15 WIB

5.417 Desa di Sumut Dipetakan Lewat Indeks Desa, Pemprov Dorong Desa Tertinggal Naik Kelas

Berita Terbaru