ATAPKOTA.COM, SIMALUNGUN – Dalam rangka mendukung program pemerintah pusat menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP), jajaran Forkopimda Kabupaten Simalungun menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung serentak di 7.285 kecamatan seluruh Indonesia pada Sabtu (30/8/2025).
Pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Simalungun dipusatkan di Halaman Kantor Pangulu Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, yang juga diikuti secara virtual melalui Zoom meeting sejak pukul 09.00 WIB.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan bahwa GPM merupakan bentuk nyata sinergi Polri, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam mendukung program strategis nasional.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas antara Polri, TNI, dan Pemda dalam menjaga stabilitas harga pangan menjelang peringatan HUT RI ke-80,” ujar AKBP Marganda.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0207/SML Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.HAN., serta Sekda Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, S.IP., M.Si.
Sekda Simalungun menegaskan bahwa pelaksanaan GPM ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 400.10.1.1/4770/SJ tentang Gerakan Pangan Murah dalam rangka HUT RI ke-80.
“Kami berkomitmen penuh melaksanakan arahan pemerintah pusat dengan menggelar GPM serentak di seluruh kecamatan wilayah Kabupaten Simalungun,” tegas Mixnon Andreas Simamora.
Sementara itu, Dandim 0207/SML Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana menambahkan bahwa TNI siap mendukung penuh upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional.
“Sebagai bagian dari komponen bangsa, TNI berkomitmen mendampingi masyarakat dalam mengakses pangan dengan harga terjangkau melalui program GPM ini,” ujarnya.
Kegiatan kick-off launching GPM di Simalungun juga dihadiri Camat Siantar Iqbal S. STP., MMP., serta para kepala dinas terkait, di antaranya dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pertanian Pemkab Simalungun.
Masyarakat setempat turut hadir membeli beras program SPHP yang dijual dengan harga terjangkau.
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Polri akan terus bersinergi dengan TNI dan Pemda dalam memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pangan murah bagi masyarakat Simalungun,” ujarnya.
Melalui GPM, masyarakat diharapkan dapat mengakses pangan berkualitas dengan harga stabil, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari visi pemerintah pusat menuju kedaulatan pangan nasional. (Hms/red)



































