ATAPKOTA.COM, JAKARTA – PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih Piagam Penghargaan Industri Hijau 2025 dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara 2nd Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2025 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), pada Selasa (20/8/2025).
Pada ajang bergengsi ini, TPL berhasil masuk sebagai salah satu dari 10 industri teratas di Indonesia untuk Kategori Transformasi Industri Hijau.
Piagam penghargaan diterima langsung oleh Liharman Sirait, Technical Department Head TPL, yang hadir mewakili manajemen perusahaan.
AIGIS sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam memperkuat transformasi menuju industri hijau di Indonesia.
Ajang ini memberikan apresiasi kepada industri yang konsisten menjalankan praktik ramah lingkungan, efisiensi energi, serta inovasi berkelanjutan.
Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada industri yang mampu menunjukkan kinerja nyata dalam transformasi hijau.
“Transformasi industri hijau bukan hanya sebuah tren, tetapi kebutuhan mendesak bagi masa depan Indonesia. Kami mengapresiasi perusahaan seperti TPL yang mampu menunjukkan komitmen nyata dalam efisiensi energi, pengurangan emisi, serta pemanfaatan teknologi ramah lingkungan. Prestasi ini kami harap menjadi inspirasi bagi industri lain,” ujar perwakilan Kemenperin.
Melalui siaran pers Humas TPL di Porsea, Kabupaten Toba, Rabu (3/9/2025), Liharman Sirait menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima.
“Industri Hijau 2025 ini adalah bentuk pengakuan sekaligus amanah bagi TPL. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat transformasi industri hijau, mengedepankan inovasi teknologi ramah lingkungan, serta menjaga keseimbangan antara kinerja bisnis dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Dengan penghargaan ini, PT Toba Pulp Lestari menegaskan komitmennya untuk mendukung agenda pemerintah dalam pembangunan industri hijau nasional. Selain itu, perusahaan juga ingin berkontribusi dalam upaya global menghadapi perubahan iklim dan mewujudkan masa depan Indonesia yang berkelanjutan.(BM/Red)

































