Seruan aksi Gerakan Rakyat Aceh Menggugat, Tuntut Usut Kasus Korupsi dan Konflik Agraria

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Selasa, 9 September 2025 - 14:07 WIB

40123 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, ACEH TIMUR – Ratusan massa yang menamakan dirinya Gerakan Aceh Menggugat akan menggelar aksi damai di depan Kantor DPRK dan Kantor Bupati Aceh Timur, pada hari Selasa (16/9/2025).

Aksi ini menyoroti dugaan korupsi, pengelolaan dana CSR PT Medco, serta penyalahgunaan dana desa.

Koordinator lapangan aksi, Supriadi, menjelaskan bahwa demonstrasi ini diinisiasi oleh BAI (Badan Advokasi Indonesia) Aceh Timur, LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia), GPK (Gerakan Pejuang Keadilan), dan FKPPA (Forum Komunikasi Perjuangan dan Perdamaian Aceh). Menurutnya, massa berasal dari berbagai pelosok desa.

“Gerakan ini lahir dari suara rakyat miskin desa yang sudah lama dikecewakan. Kami menuntut keadilan dan transparansi di Aceh Timur,” tegas Supriadi, Selasa, (9/9/2025) kepada wartawan ATAPKOTA.

Massa aksi akan berkumpul di JSC Idi pada pukul 09.00 WIB. Setelah itu, mereka bergerak menuju kantor DPRK dan kantor bupati. Reza Supridar bertindak sebagai korlap, sementara Masri menjadi koordinator aksi sekaligus penanggung jawab.

Gerakan Aceh Menggugat membawa 11 tuntutan, di antaranya:

  • Membentuk pansus tata kelola lingkungan serta mengaudit dana CSR PT Medco E&P Malaka.
  • Mendesak DPRK menyurati KPK terkait dugaan korupsi di Aceh Timur.
  • Meminta aparat menindak judi online.
  • Mengusut korupsi di PT Beurata Maju, PT Wajar Korpora, dan PDAM Tirta Persada.
  • Menyelesaikan konflik agraria dengan mengukur ulang lahan HGU.
  • Mengusut pelanggaran HAM PT Bumi Flora dan tragedi Krueng Ara Kundo.

“Semua tuntutan ini demi rakyat Aceh Timur yang selama ini dirugikan oleh kebijakan tidak adil dan praktik korupsi,” pungkas Supriadi. (Has/red)

Berita Terkait

Ketua LSM CAPA Aceh Tantang Konsultan Pengawas Buktikan Spesifikasi Rehabilitasi SDN Dring Tujoh Nagan Raya
Final Simpang Kanan Cup I 2026 Digelar Malam Ini, Empat Tim Berebut Gelar Juara
Jembatan Gantung Kendawi Capai 80 Persen, Ditargetkan Beroperasi 16 Agustus 2026
Wapres Gibran Spontan Singgah di SDN 11 Jangka, Sapa Siswa dan Tinjau Keluhan Sekolah
Tinjau Jembatan Teupin Mane, Gibran Tekankan Pembangunan Harus Tepat Mutu dan Tepat Waktu
Tinjau Renovasi SDN 7 Jangka, Wapres Gibran Pastikan Siswa Kembali Belajar dengan Layak
Gibran Datang ke Aceh, Pantau Pemulihan Pascabencana dan Dengarkan Aspirasi Warga
Wali Kota Subulussalam Usulkan Kampus Universitas Republik Indonesia Dibangun di Aceh

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Warga Tomuan Keluhkan Asap Diduga dari Pabrik PT SSU, DPRD Pematangsiantar Janji Cek Lokasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Sabu 13,25 Gram Disimpan dalam Kaus Kaki, Pria di Dairi Diamankan Polisi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Raih Juara Umum Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Dua Pelajar Asal Toba Kembali dari Paskibraka Nasional, Pj Sekdaprov Sumut Beri Apresiasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:10 WIB

Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap Ikut Lomba Nasi Goreng, Semarak Kemerdekaan Pemko Medan Makin Meriah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:45 WIB

Disdamkarmat Pematangsiantar Kerahkan 15 Unit Pemadam Atasi Kebakaran Ruko di Jalan Bandung

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Dinas Kominfo Medan Raih Juara II Lomba Pidato POV Wali Kota di HUT ke-81 RI

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Lima Ruko di Jalan Bandung Pematangsiantar Terbakar, Api Padam Setelah Lebih dari 4 Jam

Berita Terbaru