ATAPKOTA.COM, SUMUT – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Sabtu (20/9/2025) pagi memicu genangan air setinggi 40–60 sentimeter di sepanjang Jalan Sisingamangaraja–Amplas. Akibatnya, arus lalu lintas melambat. Sejumlah kendaraan, terutama sepeda motor, becak bermotor, dan angkutan umum, mogok karena terendam air.
Melihat situasi itu, personel Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumut bergerak cepat. Sebanyak 17 personel yang terdiri dari lima anggota Siepammat Subdit Gasum dan 12 anggota Subdit Dalmas Siaga Mako, dipimpin Ipda Sarwedi, S.H., langsung turun ke lokasi. Sebelumnya, apel kesiapan dipimpin Pawas Iptu Edi Susanto, S.H.
Sesampainya di lokasi, personel Ditsamapta segera memeriksa penyebab genangan. Mereka menemukan parit tersumbat, lalu melakukan pembersihan agar air mengalir lancar ke saluran pembuangan. Selain itu, petugas juga membantu warga yang kesulitan, termasuk mendorong kendaraan mogok serta membersihkan mesin agar bisa kembali menyala.
“Ini sudah menjadi tugas kami untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu warga saat mengalami kesulitan,” tegas Ipda Sarwedi di sela kegiatan.
Tindakan cepat tersebut membuahkan hasil. Genangan air mulai surut, arus lalu lintas kembali lancar, dan kondisi berangsur normal. Meski demikian, personel Ditsamapta tetap melaksanakan patroli serta menyambangi titik rawan banjir untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Langkah humanis aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran polisi yang sigap dan peduli memberi rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan terhadap institusi kepolisian.(An/red)
































