Krisis Tenaga Kerja Medan, Wali Kota Andalkan BBPVP untuk Cetak Pekerja Siap Industri

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 17:34 WIB

40135 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI di BBPVP Medan, Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (25/9/2025).

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI di BBPVP Medan, Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (25/9/2025).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemko Medan dan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal agar siap diserap perusahaan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menerima kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI di BBPVP Medan, Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (25/9/2025).

“Kami bersama BBPVP dan para pengusaha berkomitmen menciptakan penerimaan tenaga kerja yang baik serta menghasilkan pekerja berkualitas tinggi,” ujar Rico.

Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah anggota Komisi IX DPR RI yang dipimpin Ketua Tim, M. Yahya Zaini. Rico berharap Komisi IX mendukung penuh kerja sama Pemko Medan dan BBPVP untuk mencetak tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri.

“Tadi kami juga mendengar bahwa Komisi IX mendukung penuh kegiatan di BBPVP. Kami berharap dukungan ini memberi dorongan nyata bagi pekerja di Medan,” ucap Rico didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Illyan Chandra Simbolon, dan Camat Medan Sunggal, Irfan Abdilla.

Selain itu, hadir pula Kepala BBPVP Medan, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut I, Nyoman Suarjaya, serta sejumlah pimpinan perusahaan.

Rico menegaskan persoalan ketenagakerjaan menjadi perhatian utama Pemko Medan. Dengan populasi 2,5 juta jiwa yang tersebar di 21 kecamatan, 151 kelurahan, dan 2.001 lingkungan, kebutuhan lapangan kerja sangat mendesak.

Menurutnya, ekonomi Medan bertumpu pada sektor industri, jasa, transportasi, dan pariwisata. Namun, banyak lulusan SMA hingga sarjana kesulitan mencari kerja karena tuntutan kualifikasi perusahaan semakin tinggi.

“Oleh sebab itu, kami melihat BBPVP Medan sebagai mitra strategis. Fasilitasnya lengkap, mulai dari pelatihan barista, perhotelan, restoran, hingga smart analysis dan artificial intelligence,” tegas Rico.

Ia menambahkan, pelatihan tersebut dapat diikuti lulusan SMA hingga sarjana untuk meningkatkan soft skill para calon pekerja. “Soft skill kini menjadi kunci. Perusahaan tidak hanya melihat ijazah, tetapi juga kemampuan tambahan seperti bahasa, pelayanan, dan keterampilan teknis,” pungkasnya.

Sementara itu, Yahya Zaini memuji keseriusan Wali Kota Medan dalam menangani isu ketenagakerjaan. “Jarang ada kepala daerah begitu peduli terhadap pelatihan vokasi. Ini menunjukkan keseriusan Wali Kota Medan,” katanya.

Yahya menegaskan kunjungan Komisi IX bertujuan memastikan BBPVP berjalan lancar dalam memberi pelatihan dan membuka peluang kerja bagi masyarakat. “Kami ingin memastikan pelatihan vokasi ini benar-benar bermanfaat,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung fasilitas BBPVP Medan. (Mery/red)

Berita Terkait

Wali Kota Medan Izinkan Stadion Teladan Jadi Homebase PSMS Medan
Warga Silalas Keluhkan Air Bersih Sekolah hingga Ancaman Banjir, Pemko Medan Didesak Bergerak Cepat
BPJS Puji Transformasi Kesehatan Medan, Rico Waas Peringatkan Rumah Sakit yang Menolak Pasien
1.218 Orang Berebut Pelatihan Kerja Pemko Medan, Hanya 200 Diterima: Bagaimana Nasib Pencari Kerja Lainnya
Lebih dari 3 Hektare Lahan RPH Medan Belum Produktif, Pemko Dorong Kerja Sama Investor
Kapolda Sumut Dengarkan Keluhan Ojol di Medan, Patroli Malam Diperintahkan Diperkuat
Operasi Patuh Toba 2026 di Medan Amplas, Polda Sumut Temukan Pengendara Tanpa Helm dan Kelengkapan Kendaraan
Minggu Kasih di Gereja Katedral Medan, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Jaga Kebhinekaan dan Lawan Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21 WIB

Dugaan Kayu Hutan Hatonduhan Masuk Pematangsiantar, Sejumlah Sawmill Diminta Buka Dokumen

Kamis, 5 November 2026 - 21:22 WIB

Wesly Silalahi Terima Pokok Pikiran DPRD Pematangsiantar, Prioritas dan Kemampuan Anggaran Jadi Pertimbangan

Kamis, 5 November 2026 - 21:11 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan, Kepala KPH Pematangsiantar Janji Turunkan Petugas Ke Lokasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:04 WIB

Perambahan Hutan Hatonduhan Disorot DPRD Sumut, Komisi A Minta Laporan Resmi KPH

Kamis, 5 November 2026 - 18:30 WIB

BPKP Dorong Transparansi Dana Desa, 200 Camat dan Pangulu Ikuti Workshop di Simalungun

Kamis, 5 November 2026 - 17:40 WIB

Asahan Raih Nilai 97,30 Kategori Istimewa, KPK Temukan 11 Pejabat Belum Lapor LHKPN

Kamis, 5 November 2026 - 17:25 WIB

Rakernas III PJS Tetapkan Tujuh Rekomendasi, Targetkan UKW di 26 Provinsi

Kamis, 5 November 2026 - 17:15 WIB

KPK Beri Nilai 97,30 Persen kepada Pemkab Asahan, Sejumlah Catatan Perbaikan Tetap Disampaikan

Berita Terbaru