ATAPKOTA.COM, PEMATANGSIANTAR – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H. memimpin kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri, Rabu (8/10/2025) pukul 08.30 WIB di Jalan Bahkora II, Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar.
Kegiatan tersebut dihadiri Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pematangsiantar, Kepala Dinas Pertanian Bidang Ketahanan Pangan Syahrul Pane, S.H., M.H., Pimpinan Bulog Ferdian Damanik, Kepala BPS yang diwakili Hamonangan Silalahi, Camat Siantar Marihat Aleksandro Siahaan, Lurah Marihat Jaya Jaya Sinaga, S.Hut, serta pemilik lahan Dapot Aritonang Ompusunggu. Selain itu, hadir pula sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, AKBP Sah Udur Sitinjak menegaskan bahwa kegiatan ketahanan pangan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri, khususnya Polres Pematangsiantar, dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Ia menjelaskan bahwa panen raya jagung serentak telah terlaksana beberapa kali sepanjang 2025.
“Pada Kuartal I bulan Februari 2025, kami memperoleh hasil panen sekitar 0,55 ton jagung dari lahan seluas 0,16 hektare. Lalu, pada Kuartal II bulan Juni, hasil panen meningkat menjadi 15,2 ton. Sementara itu, pada Kuartal III bulan September, kami memanen sekitar 3,5 ton dari lahan 1 hektare,” jelas AKBP Sah Udur.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan sinergi kuat antara Polri, pemerintah, dan masyarakat petani. Karena itu, ia berharap penanaman jagung serentak Kuartal IV dapat menghasilkan panen yang lebih melimpah. “Kami berharap hasil kali ini lebih memuaskan, sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan, terutama bagi komunitas petani jagung di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKBP Sah Udur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, terutama kepada Dapot Aritonang Ompusunggu selaku pemilik lahan. “Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak, khususnya kepada Bapak Dapot Aritonang yang telah bersedia bermitra dengan Polres Pematangsiantar. Kolaborasi seperti inilah yang mempercepat kemandirian pangan di daerah,” tegasnya.
Kegiatan penanaman jagung dan Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal serta mendorong kesejahteraan petani. Dengan langkah berkelanjutan ini, Polres Pematangsiantar menunjukkan bahwa Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menanam masa depan bangsa. (Larsen/red)































