ATAPKOTA.COM, SUMUT – Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, S.I.K., M.T.C.P. mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H. dalam kegiatan Safari Kebangsaan Polda Sumut yang digelar di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi masyarakat, serta komunitas ojek online (Ojol). Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan nilai-nilai persatuan dan toleransi yang menjadi inti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga sebagai upaya untuk mendengarkan, memahami, dan menyatu dengan rakyat.
“Polisi bukan hanya hadir untuk menjaga dan mengamankan, tetapi juga untuk mendengarkan, memahami, dan menyatu dengan masyarakat di seluruh pelosok negeri. Sebab, sejatinya Polri bukanlah institusi yang berdiri di atas rakyat, melainkan bagian dari rakyat itu sendiri,” tegasnya.
Ia menilai, Safari Kebangsaan menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah, mempererat silaturahmi, dan membangun citra positif Polri sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat rakyat.
Lebih lanjut, Wakapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan persatuan di tengah beragam tantangan bangsa.
“Perjalanan bangsa ini tidak pernah lepas dari dinamika dan perbedaan pandangan. Karena itu, kita membutuhkan persatuan hati dan semangat kebangsaan agar Indonesia tetap kokoh berdiri di atas nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong,” ujarnya.
Melalui kegiatan Safari Kebangsaan, Polda Sumut berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga harmoni sosial dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Safari Kebangsaan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat, sekaligus mempertegas bahwa Polri hadir bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga membangun kepercayaan dan persaudaraan bangsa. (AK1)




































