Ekonomi Sumatera Berkontribusi 22,08 Persen, Pemprov Sumut Dorong Kolaborasi Antarprovinsi

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:29 WIB

4019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap membuka Rapat Koordinasi Kerjasama Antar Daerah se Sumatera yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapt. Maulana Lubis Medan, Rabu (12/8/2026).

Plh Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap membuka Rapat Koordinasi Kerjasama Antar Daerah se Sumatera yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Santika Premiere Dyandra, Jalan Kapt. Maulana Lubis Medan, Rabu (12/8/2026).

ATAPKOTA.COM, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendorong penguatan kerja sama antarprovinsi di Pulau Sumatera untuk mempercepat pertumbuhan kawasan dan meningkatkan daya saing regional. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menyampaikan hal itu saat mewakili Gubernur Sumut Bobby Nasution membuka Rapat Koordinasi Kerja Sama Antardaerah se-Sumatera di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (12/8/2026).

Sulaiman mengatakan potensi ekonomi Sumatera akan semakin besar apabila pemerintah daerah mampu menghubungkan berbagai kekuatan ekonomi di setiap wilayah. Ia menilai sentra produksi, kawasan industri, sumber energi, pelabuhan, destinasi wisata, perdagangan, dan pasar tidak dapat dipandang secara terpisah berdasarkan batas administratif provinsi.

“Kekuatan itu akan jauh lebih besar ketika kita mampu menghubungkannya. Sentra produksi, kawasan industri, sumber daya energi, pelabuhan, destinasi wisata, perdagangan dan pasar harus kita lihat sebagai bagian dari satu ekosistem pertumbuhan. Berbagai aktivitas tersebut tidak berjalan dalam batas administrasi provinsi,” ujar Sulaiman.

Menurut Sulaiman, rantai pasok dan investasi membutuhkan konektivitas antardaerah. Industri membutuhkan bahan baku, sedangkan sektor pariwisata membutuhkan jaringan destinasi yang saling terhubung.

Karena itu, ia mendorong pemerintah provinsi di Sumatera melihat pembangunan sebagai sebuah ekosistem kawasan, bukan hanya berdasarkan kepentingan masing-masing wilayah.

“Hal ini sejalan dengan karakter isu pembangunan Sumatera yang lintas wilayah, mulai dari ekonomi, konektivitas, perdagangan, investasi, komoditas unggulan, digitalisasi, lingkungan, hingga sumber daya manusia,” katanya.

Sulaiman menyebut Sumatera memiliki posisi penting dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data yang dipaparkannya, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera pada 2025 mencapai sekitar Rp5.251 triliun atau 22,05 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Pada periode tersebut, pertumbuhan ekonomi Sumatera tercatat 4,81 persen secara year on year (yoy). Sementara pada semester I 2026, ekonomi Sumatera tumbuh 5,10 persen secara cumulative to cumulative (c-to-c), dengan nilai PDRB sekitar Rp2.812,6 triliun atau setara 22,08 persen terhadap perekonomian nasional.

Angka tersebut, menurut Sulaiman, menunjukkan besarnya peran Sumatera dalam perekonomian Indonesia sekaligus peluang yang dapat diperkuat melalui kerja sama lintas provinsi.

Sulaiman menjelaskan Rakor Kerja Sama Antardaerah se-Sumatera tersebut juga menindaklanjuti Konsultasi Regional PDRB pada Oktober 2025 yang menghasilkan Mufakat Tanah Deli.

Komitmen tersebut diarahkan untuk memperkuat kerja sama antarprovinsi dengan mengoptimalkan potensi dan keunggulan masing-masing daerah.

Selain itu, Sumut juga disebut mendapat penugasan sebagai koordinator daerah dalam kerangka kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Sulaiman berharap rakor tersebut menghasilkan langkah konkret, bukan berhenti pada kesepakatan normatif.

“Saya berharap pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk membangun forum koordinasi antarpemerintah daerah se-Sumatera, kesepakatan sektor dan isu prioritas yang membutuhkan kolaborasi lintas provinsi, serta tersusunnya proyek-proyek prioritas regional yang dapat kita kawal bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Sumut, Dikky Anugerah, berharap pemerintah daerah dapat menjadikan potensi masing-masing provinsi sebagai dasar dalam menentukan sektor kerja sama.

Menurutnya, kolaborasi antardaerah harus berkembang dari sekadar komitmen menjadi mekanisme kerja yang menghasilkan program dan proyek nyata untuk mendorong pertumbuhan kawasan secara berkelanjutan.(AP/red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Terima Elbridge Colby di Istana Merdeka, Indonesia-AS Bahas Penguatan Kemitraan
Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Batam
Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 di Batam
TKD Sumut Sekitar Rp 1,1 Triliun, Bobby Nasution Pertanyakan Acuan Anggaran 2027
Kisah Dua Bersaudara di Dolok Batu Nanggar, Pemkab Simalungun Turun Tangan Berikan Pendampingan
Ketua TP PKK Asahan Hadiri Bhakti Sosial Keagamaan, Kunjungi Panti Asuhan dan Panti Jompo
Dugaan Nikah Siri hingga KDRT, DKPP Sidangkan Ketua Bawaslu Labuhanbatu
Wabup Asahan Buka Rapat Reforma Agraria, Dorong Penataan Tanah yang Berkeadilan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Presiden Prabowo Terima Elbridge Colby di Istana Merdeka, Indonesia-AS Bahas Penguatan Kemitraan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:45 WIB

TKD Sumut Sekitar Rp 1,1 Triliun, Bobby Nasution Pertanyakan Acuan Anggaran 2027

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Kisah Dua Bersaudara di Dolok Batu Nanggar, Pemkab Simalungun Turun Tangan Berikan Pendampingan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Dugaan Nikah Siri hingga KDRT, DKPP Sidangkan Ketua Bawaslu Labuhanbatu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Wabup Asahan Buka Rapat Reforma Agraria, Dorong Penataan Tanah yang Berkeadilan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Dinas Kominfo Medan Optimalkan Media Sosial untuk Publikasi Pembangunan dan Aduan Warga

Berita Terbaru