Bara JP Dukung Soeharto dan Gus Dur Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025 - 16:26 WIB

40514 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATAPKOTA.COM, JAKARTA — Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) menyatakan dukungan penuh terhadap pengajuan gelar Pahlawan Nasional bagi dua mantan Presiden Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto (Presiden ke-2 RI) dan KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Presiden ke-4 RI).

Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk kedewasaan bangsa dalam menghargai jasa para pemimpin serta apresiasi terhadap perjalanan sejarah Indonesia.

Ketua Umum Bara JP, Willem Frans Ansanay, menyebut bahwa pengusulan kedua tokoh besar itu sebagai Pahlawan Nasional merupakan langkah yang bijak dan matang.

“Langkah ini adalah wujud kedewasaan bangsa dalam mengapresiasi sejarah. Kami memandang usulan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini selaras dengan prinsip mikul dhuwur mendhem jero menjunjung tinggi yang baik dan memendam yang kurang baik — dalam menilai warisan kepemimpinan,” ujar Ansanay di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Menurut Ansanay, baik Soeharto maupun Gus Dur telah memberikan jasa luar biasa bagi perjalanan Republik Indonesia dari masa ke masa.

Bara JP menilai, jasa Presiden Soeharto selama kepemimpinannya di Era Orde Baru sangat monumental dan berdampak panjang bagi pembangunan nasional.

Beberapa kontribusi penting Soeharto antara lain:

  1. Menyatukan wilayah-wilayah Nusantara, yang menjadi katalis pertumbuhan ekonomi nasional.
  2. Menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam jangka panjang, menciptakan iklim kondusif untuk pembangunan.
  3. Mencapai swasembada beras pada tahun 1984, yang memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Fondasi pembangunan yang diletakkan oleh Presiden Soeharto menjadi pijakan penting bagi kemajuan ekonomi Indonesia hingga kini,” ungkap Ansanay.

Sementara itu, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) disebut sebagai Bapak Pluralisme Indonesia yang berjasa besar dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi di masa awal reformasi.

Peran krusial Gus Dur di antaranya:

  1. Mendorong pengakuan Hak Asasi Manusia (HAM) dan penghapusan diskriminasi, termasuk pengakuan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional.
  2. Membuka ruang demokratisasi dan kebebasan berekspresi, serta memperkuat supremasi sipil.
  3. Menerapkan pendekatan humanis dan dialogis dalam menyelesaikan konflik di berbagai daerah.

“Gus Dur menunjukkan bahwa kepemimpinan bisa berpihak pada kemanusiaan tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Ansanay.

Menurut Bara JP, penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto dan Gus Dur akan menjadi jembatan rekonsiliasi sejarah sekaligus simbol persatuan bangsa.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses yang sedang berjalan, yang melibatkan tim ahli dan mekanisme sesuai ketentuan undang-undang. Mari kita junjung tinggi jasa para pemimpin bangsa ini sebagai bentuk penghargaan tertinggi terhadap sejarah dan perjalanan Republik Indonesia,” tutup Ansanay. (AK1)

Berita Terkait

Hanya 11 Hari Persiapan, Arif Harahap Resmi Pimpin DPD KNPI Pematangsiantar 2026–2029
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu, Dua Koper dan Satu Kardus Dibawa
Presiden Prabowo Terima Elbridge Colby di Istana Merdeka, Indonesia-AS Bahas Penguatan Kemitraan
Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Batam
Jelang Evaluasi IVA Test Tingkat Sumut, Pematangsiantar Gelar Gebyar Pemeriksaan di Siantar Selatan
Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 di Batam
TKD Sumut Sekitar Rp 1,1 Triliun, Bobby Nasution Pertanyakan Acuan Anggaran 2027
Kisah Dua Bersaudara di Dolok Batu Nanggar, Pemkab Simalungun Turun Tangan Berikan Pendampingan

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:10 WIB

Hanya 11 Hari Persiapan, Arif Harahap Resmi Pimpin DPD KNPI Pematangsiantar 2026–2029

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:20 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu, Dua Koper dan Satu Kardus Dibawa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Presiden Prabowo Terima Elbridge Colby di Istana Merdeka, Indonesia-AS Bahas Penguatan Kemitraan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:40 WIB

Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera 2026 di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:45 WIB

TKD Sumut Sekitar Rp 1,1 Triliun, Bobby Nasution Pertanyakan Acuan Anggaran 2027

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Kisah Dua Bersaudara di Dolok Batu Nanggar, Pemkab Simalungun Turun Tangan Berikan Pendampingan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Ketua TP PKK Asahan Hadiri Bhakti Sosial Keagamaan, Kunjungi Panti Asuhan dan Panti Jompo

Berita Terbaru