Wapres Gibran Pimpin Rakornas Penurunan Stunting, Tegaskan Pentingnya Data dan Intervensi Dini

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 12 November 2025 - 23:39 WIB

40315 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting di Auditorium J. Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting di Auditorium J. Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

ATAPKOTA.COM – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen tinggi memberantas stunting demi membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Sejalan dengan itu, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting di Auditorium J. Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Dalam arahannya, Wapres menegaskan empat langkah strategis untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting di seluruh Indonesia. Langkah pertama adalah intervensi sejak dini bagi remaja putri, calon pengantin, dan ibu hamil. Ia menekankan pentingnya edukasi gizi serta pemenuhan nutrisi yang cukup sejak sebelum kehamilan.

“Minggu lalu saya ke Salatiga. Di salah satu sekolah, siswa menerima makan bergizi gratis sekaligus pil penambah darah. Ini penting sekali, dan pastikan anak-anak meminumnya,” ujar Gibran.

Wapres juga menyoroti pencegahan pernikahan dini, yang kerap memicu risiko stunting akibat kurangnya kesiapan fisik maupun mental calon ibu. Ia meminta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pemeriksaan kehamilan, pemantauan gizi, hingga pendampingan pascapersalinan.

“Pemeriksaan kehamilan minimal enam kali, pemantauan tumbuh kembang, ASI eksklusif enam bulan, MPASI, dan imunisasi lengkap,” tegasnya.

Langkah kedua, ia menegaskan penanganan stunting harus komprehensif, tidak hanya berfokus pada kesehatan dan gizi, tetapi juga sanitasi, air bersih, dan lingkungan layak huni.

Ketiga, Gibran menekankan pentingnya kesamaan data antarinstansi agar kebijakan lebih tepat sasaran. “Semua stakeholder harus punya satu basis data terpadu. Jangan berbeda-beda,” ujarnya.

Terakhir, Wapres meminta penguatan program prioritas Presiden Prabowo seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai, kedua program itu efektif mendukung percepatan penurunan stunting di berbagai daerah.

Rakornas tersebut juga dihadiri Menko PMK Pratikno, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Muhaji, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia. (AK1)

Berita Terkait

Polda Sumut Telusuri Live TikTok Diduga Bermuatan Pornografi, Pemilik Akun Diamankan
Jatanras Polres Asahan Ungkap Dugaan Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan
Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Presiden Prabowo Tiba di Vladivostok
Mahasiswa Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok
Tutup Turnamen U-15, Bupati Asahan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan
Gallery Mustika Deli Catat Omzet Rp 509 Juta, UMKM Binaan Dekranasda Medan Makin Dikenal
Warga Keliru Datang ke Dinsos, Penentuan Desil DTSEN Merupakan Kewenangan BPS
Tak Ingin Lansia dan Disabilitas Terabaikan, Pemko Medan Tambah 10.000 Penerima PKH Medan Makmur

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:32 WIB

Polda Sumut Telusuri Live TikTok Diduga Bermuatan Pornografi, Pemilik Akun Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 00:14 WIB

Jatanras Polres Asahan Ungkap Dugaan Judi Online di Bagan Asahan, 8 Orang Diamankan

Rabu, 2 September 2026 - 22:29 WIB

Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11, Presiden Prabowo Tiba di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 22:25 WIB

Mahasiswa Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok

Rabu, 2 September 2026 - 21:40 WIB

Tutup Turnamen U-15, Bupati Asahan Dorong Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan

Rabu, 2 September 2026 - 17:56 WIB

Warga Keliru Datang ke Dinsos, Penentuan Desil DTSEN Merupakan Kewenangan BPS

Rabu, 2 September 2026 - 17:51 WIB

Tak Ingin Lansia dan Disabilitas Terabaikan, Pemko Medan Tambah 10.000 Penerima PKH Medan Makmur

Rabu, 2 September 2026 - 16:47 WIB

Reforma Agraria Sumut Diminta Berdampak Nyata pada Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru