Program Bersekolah Gratis Dimulai 2026, Disdik Sumut Tetapkan Nias sebagai Zona Pertama

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 19:45 WIB

40122 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Perkembangan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) dan kurikulum Marsipature Hutanabe.

Dinas Pendidikan Provinsi Sumut melakukan Konferensi Pers terkait Perkembangan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) dan kurikulum Marsipature Hutanabe.

ATAPKOTA.COM, SUMUT – Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara Alexander Sinulingga memastikan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027. Ia menyebut Kepulauan Nias menjadi wilayah pertama yang menerima manfaat program ini.

Pernyataan itu ia sampaikan pada Temu Pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jumat, 14 November 2025. Karena itu, peluncuran program pendidikan ini menjadi langkah awal pemerataan akses bagi siswa SMA, SMK, dan SLB Negeri.

Alexander menegaskan bahwa PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution. Ia menjelaskan bahwa program ini menjamin seluruh siswa SMA/SMK/SLB Negeri terbebas dari pungutan SPP.

“PUBG hadir untuk menghapus pengutipan biaya pendidikan yang masih terjadi di SMA/SMK. Kita ingin semua pelajar mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih adil,” ujarnya.

Kajian konsultan terhadap skema PUBG telah mencapai 75% dan melibatkan survei pada 539 sekolah. Kajian ini ditargetkan selesai pada akhir Desember dan berlanjut dengan penyusunan juknis serta kurikulum pendukung.

Di Kepulauan Nias, sebanyak 41.876 siswa akan menerima manfaat program dengan alokasi Rp21,484 miliar per semester. Anggaran ini memastikan sekolah dapat berjalan tanpa pungutan biaya pendidikan.

Program PUBG juga diterapkan secara bertahap ke zona lain. Zona Pantai Barat menerima Rp23,461 miliar per semester, Zona Dataran Tinggi menerima Rp58,712 miliar per semester, dan Zona Pantai Timur menerima Rp98,763 miliar per semester. Karena itu, seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut ditargetkan bebas pungutan pada tahun 2029.

Selain itu, Alexander menyebut bahwa Disdik Sumut sedang menyiapkan program digitalisasi pendidikan. Program ini mencakup literasi digital, kurikulum Coding, dan kurikulum Artificial Intelligence untuk mendukung kualitas pembelajaran.

“Digitalisasi adalah kunci transformasi pendidikan. Kita ingin anak-anak Sumut siap menghadapi tantangan masa depan,” sebutnya. (AK1)

Berita Terkait

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian
Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel
Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan
TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding
Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Sambut Kapolda Sonny Irawan, Bobby Nasution Dorong Sinergi Polda dan Pemprov Sumut
Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas
Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Bupati Asahan Hadiri Jaksa Sahabat Pendidik, Tata Kelola Anggaran Sekolah Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:12 WIB

Jaga Kekayaan Negara, Prabowo Targetkan Polisi Hutan Capai 70 Ribu Personel

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Rp 13,24 Triliun dan 259 Ribu Hektare Kawasan Hutan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:32 WIB

TennisFest Medan 2026 Siap Digelar, Peserta dari India dan Malaysia Ikut Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Simalungun Lantik 45 Pejabat, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Pemko Pematangsiantar Salurkan Alat Bantu Kesehatan untuk 56 Lansia dan Penyandang Disabilitas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Paradoks Hegemoni Prabowo: Ketika Politik Akomodatif Berpotensi Melahirkan Subaltern Baru

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Polsek Bandar Huluan Respons Cepat Aduan Dugaan Percobaan Pencurian di Islamic Center

Berita Terbaru