ATAPKOTA.COM, TAPANULI SELATAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau progres pembangunan jembatan di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Jembatan tersebut hancur akibat banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025, bersamaan dengan rusaknya ratusan rumah warga.
Peninjauan dilakukan Rabu (31/12/2025). Presiden Prabowo meninjau langsung pembangunan jembatan Bailey yang melintasi Sungai Garoga, sekaligus menjadi penghubung perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Jalur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Pantai Barat di lokasi tersebut kini telah kembali bisa dilalui kendaraan melalui jalur sementara di samping jembatan yang sedang dibangun.
Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo bersama Gubernur Bobby Nasution juga melihat langsung hamparan kawasan yang sebelumnya merupakan permukiman warga. Area tersebut kini rata dengan tanah, dipenuhi material kayu dan puing akibat terjangan banjir bandang.
Turut mendampingi peninjauan tersebut Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta sejumlah pejabat kementerian dan daerah lainnya.
Usai meninjau Desa Garoga, rombongan Presiden melanjutkan kunjungan ke Posko Pengungsian Desa Batuhula, Kecamatan Batangtoru. Presiden menyapa para pengungsi, petugas, dan relawan yang bertugas di posko tersebut. Selanjutnya, Presiden menuju Mess PTPN IV Regional I di Kelurahan Aekpining untuk beristirahat. Presiden dijadwalkan menghabiskan malam akhir tahun 2025 bersama para pengungsi korban bencana.
Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution yang sejak awal terus mendampingi kunjungan Presiden, mendapat sambutan hangat dari warga. Para pengungsi berharap Pemerintah Provinsi Sumut terus mengawal proses mitigasi, rehabilitasi, hingga relokasi, termasuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.
“Sudah bolak-balik Bapak Gubernur datang ke sini. Semoga rumah kami bisa segera dibangunkan,” ujar salah seorang pengungsi dari kejauhan.
Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Bobby Nasution juga menyiapkan layar besar untuk hiburan bersama di lokasi pengungsian. Fasilitas tersebut menjadi penghibur bagi para pengungsi, khususnya anak-anak usia sekolah, di tengah suasana pemulihan pascabencana. (AK1)
































