Gubernur Sumut Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden RI

REDAKSI ATAP KOTA.COM

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:23 WIB

40365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Gubernur Bobby merupakan salah satu dari beberapa penerima tanda kehormatan dari Presiden pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Gubernur Bobby merupakan salah satu dari beberapa penerima tanda kehormatan dari Presiden pada Panen Raya dan Pengumuman Swasembada di Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

ATAPKOTA.COM,SUMUT – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima tanda kehormatan Satya Lencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.

Gubernur Bobby menjadi salah satu kepala daerah yang menerima tanda kehormatan atas kontribusinya dalam meningkatkan produksi padi dan jagung. Capaian tersebut mendorong Sumatera Utara mengalami surplus pangan sepanjang tahun 2025.

Pada tahun 2025, produksi padi Sumatera Utara tercatat mencapai 2,75 juta ton gabah kering giling (GKG). Selain itu, produksi jagung mencapai 1,2 juta ton. Capaian ini turut menopang keberhasilan swasembada pangan nasional yang diumumkan Presiden Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa swasembada pangan merupakan kemenangan strategis bagi bangsa Indonesia. Menurutnya, kemandirian pangan menjadi syarat utama bagi sebuah negara untuk berdiri secara merdeka dan berdaulat.

“Tidak mungkin sebuah bangsa benar-benar merdeka jika urusan makan dan pangan masih bergantung pada bangsa lain,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Presiden juga menyinggung pengalaman Indonesia saat pandemi Covid-19 sebagai pelajaran penting. Ia menilai pandemi membuka mata bangsa Indonesia tentang risiko ketergantungan pangan terhadap negara lain.

“Ketika Covid-19 terjadi, negara-negara yang memiliki beras tidak mau menjual kepada kita. Pandemi itu menjadi peringatan bagi bangsa Indonesia agar tidak lengah dan tidak bergantung pada bangsa lain, apalagi untuk urusan makan,” tegas Presiden.

Menurut Presiden, Indonesia sejatinya memiliki modal besar untuk mandiri di sektor pangan. Dengan wilayah yang luas, tanah yang subur, dan sumber daya alam yang melimpah, ketergantungan pada impor pangan dinilai tidak sejalan dengan potensi nasional.

“Tidak masuk akal bagi saya, negara sebesar ini, yang dikaruniai bumi luas, kaya, dan tanah subur, tetapi masih bergantung pada impor pangan. Itu tidak masuk di hati dan tidak masuk di akal saya,” ujar Presiden.

Pemberian Satya Lencana Wirakarya kepada Gubernur Sumatera Utara menjadi pengakuan atas peran daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah pusat menilai kontribusi daerah sangat menentukan dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.[AK1]

Berita Terkait

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar
Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita
Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026
DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal
DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal
Prabowo Hadiri Persemayaman Mantan KSAD Subagyo Hadi Siswoyo di Mabesad
Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan
DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Sambut Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta Ikuti Lomba Mancing Piala Wali Kota Pematangsiantar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Lima Tahun Berturut-turut, Pemkab Asahan Raih Predikat Informatif KI Award 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

DEN Bahas Strategi Menjaga Harga BBM Bersubsidi dan Keberlanjutan Fiskal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Bupati Asahan Kukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Lantik Bunda PAUD Tingkat Kecamatan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:15 WIB

DEN Proyeksikan Ekspor Hilirisasi Indonesia Capai US$ 50 Miliar pada 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Kajian DEN: Penerima MBG Cenderung Lebih Jarang Absen dan Lebih Semangat Belajar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polres Pematangsiantar Amankan Dua Pria, Sabu 1,80 Gram Disita

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran DEN dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

EKONOMI & BISNIS

DEN Laporkan Isu Strategis kepada Prabowo, dari Pangan hingga Pasar Modal

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB