ATAPKOTA.COM, DELI SERDANG — Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara Densus 88 Antiteror Polri menggelar kegiatan reintegrasi bagi eks narapidana terorisme (eks napiter) melalui Workshop Greenpreneur Start. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Workshop bertema “Memulai dan Mengelola Usaha dari Lahan Perkebunan” tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan deradikalisasi berbasis pemberdayaan ekonomi. Kegiatan ini mendorong eks napiter membangun kemandirian melalui usaha produktif di sektor pertanian dan perkebunan.
Satgaswil Densus 88 Antiteror Polri berkolaborasi dengan PT Alam Jaya, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pertanian melalui Koordinator Penyuluh Pertanian, serta PT Sultan Aren.
Melalui workshop ini, peserta memperoleh pembekalan dasar kewirausahaan, mulai dari pengelolaan lahan, perencanaan usaha, hingga pemanfaatan potensi perkebunan secara berkelanjutan. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi pengolahan limbah rumah tangga dan limbah pertanian agar dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan alternatif.
Pendekatan greenpreneur menjadi fokus utama kegiatan. Konsep ini menekankan integrasi aspek ekonomi, sosial, dan kelestarian lingkungan. Limbah tidak hanya dipandang sebagai sisa produksi, tetapi sebagai peluang usaha bernilai ekonomi yang ramah lingkungan dan berdampak sosial positif.
Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol. Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal pembinaan kewirausahaan bagi eks napiter di wilayah Sumatera Utara.
“Melalui pembekalan ini, kami berharap para eks napiter memiliki kemandirian ekonomi, menjalani kehidupan produktif, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan di Wisata Pemandian Alam Tanduk Benua, Desa Namo Mirik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dan diikuti peserta dari berbagai wilayah di Sumatera Utara. (AP)

































