ATAPKOTA.COM, SUMUT – Laboratorium Forensik (Labfor) Polri memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 pada Kamis, 15 Januari 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Labfor Presisi, Penegakan Hukum Berkeadilan” sebagai refleksi perjalanan panjang sekaligus penguatan komitmen institusi.
Momentum tersebut dimaknai sebagai upaya memperteguh peran Labfor Polri dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, objektif, dan berbasis Scientific Crime Investigation.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara, AKBP apt. Debora M. Hutagaol, S.Si., M.Farm., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas dedikasi Labfor Polri selama 72 tahun melayani kepentingan hukum dan keadilan.
Ia menilai, keberadaan Laboratorium Forensik menjadi pilar penting dalam pembuktian ilmiah yang akurat dan berintegritas. Oleh karena itu, Labfor Polri dituntut terus menjaga profesionalisme serta independensi dalam setiap proses pemeriksaan forensik.
Sebagai bentuk rasa syukur, Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara turut menggelar kegiatan sosial berupa bakti sosial dan donor darah. Kegiatan tersebut melibatkan personel Labfor dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-72.
“Melalui kegiatan donor darah, kami menyadari bahwa setiap tetes darah yang diberikan merupakan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Ini menjadi simbol kesiapan personel Labfor Polri untuk memberi manfaat nyata bagi kemanusiaan,” ujar AKBP Debora.
Selain donor darah, kegiatan bakti sosial juga menjadi sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Labfor tidak hanya dirasakan melalui kerja teknis di balik layar, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
“Kami ingin hadir untuk berbagi beban sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Fungsi Labfor bukan hanya penegakan hukum, tetapi juga tanggung jawab sosial,” tambahnya.
AKBP Debora menegaskan bahwa nilai integritas, profesionalisme, dan kemanusiaan merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pelaksanaan tugas Laboratorium Forensik Polri. Prinsip presisi dan objektivitas harus selalu bermuara pada rasa keadilan dan kemaslahatan publik.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel serta pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga apa yang kita berikan menjadi ladang amal dan semakin mendekatkan Polri di hati masyarakat,” tuturnya.
Ia pun menutup dengan pesan reflektif, “Selamat Hari Ulang Tahun ke-72 Labfor Polri. Satu tetes darah, seribu harapan. Satu langkah kepedulian, sejuta kebaikan.” (AP)

































